JAKARTA – Platform pelacakan kapal TankerTrackers melaporkan bahwa Iran telah mengekspor 36 juta barel minyak mentah sejak nota kesepahaman dengan Amerika Serikat diumumkan pada 15 Juni 2026.
“Iran telah mengekspor 36 juta barel minyak mentah sejak 15 Juni 2026. Kira-kira jumlah yang sama masih tersimpan di Iran,” tulis perusahaan melalui media sosial X, dilansir Anadolu, Selasa (23/6/2026).
Kesepahaman 14 poin antara Iran dan AS diumumkan sehari sebelumnya, 14 Juni, melalui mediasi Pakistan. Memorandum tersebut mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.
Isi kesepakatan mencakup penghentian permusuhan di berbagai lini, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran.