Momen mengejutkan terjadi saat Raffi Ahmad tengah melakukan syuting bersama Irfan Hakim dan Mpok Alpa. Dalam sebuah video yang dibagikan beberapa waktu lalu, Raffi terlihat terjatuh dari seekor sapi dengan bobot hampir satu ton.
JAKARTA – Momen mengejutkan terjadi saat Raffi Ahmad tengah melakukan syuting bersama Irfan Hakim dan Mpok Alpa. Dalam sebuah video yang dibagikan beberapa waktu lalu, Raffi terlihat terjatuh dari seekor sapi dengan bobot hampir satu ton.
Insiden tersebut terjadi ketika ketiganya berada di lokasi syuting. Raffi yang menaiki sapi milik Irfan Hakim tiba-tiba jatuh, membuat para kru sigap memberikan pertolongan.
“Ini dia nih Irfan Hakim (kasih penjelasan) Irfan Hakim yang tau kejadiannya,” ujar Raffi Ahmad saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (21/4/2025).
“Kita lagi syuting, Raffi naik sapi,” timpal Irfan Hakim.
Menurut Raffi, insiden tersebut bermula saat Irfan Hakim meniupnya, hingga membuat dirinya kehilangan keseimbangan dan jatuh. Ia juga menambahkan bahwa seharusnya mereka menaiki sapi itu secara bersamaan.
“Jadi Irfan Hakim dia niup saya, akhirnya jatuh. Tadinya kita harusnya berdua ya naiknya. Kalau berdua, jatuh dua-duanya,” kata Raffi sambil tertawa.
Sapi tersebut diketahui berasal dari peternakan milik Irfan di Sukabumi. Raffi tengah mengecek kondisi hewan kurban jelang Idul Adha, dan berencana membeli salah satu sapi jumbo itu.
“(Berat) hampir satu ton, jadi Irfan Hakim punya peternakan sapi di Sukabumi, yang sapinya satu ton lebih semua. Makanya kita ngecek kemarin,” jelas Raffi.
“Buat Idul Adha yah, dan sapi itu mau dibeli sama Raffi satu,” tambah Irfan Hakim.
Usai terjatuh, Raffi mengaku mengalami pembengkakan di pinggul kanan dan bagian belakang kepala. Ia sempat menjalani CT Scan karena merasa pusing, namun hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada cedera serius.
“(Pinggul kanan) bengkak, terus ini (kepala belakang). Tapi dicek untung nggak gegar otak. Langsung di-CT scan, cuma lumayan pusing,” terang Raffi.
Meski mengalami cedera ringan, Raffi tetap menunjukkan semangat dan tidak merasa trauma dengan kejadian tersebut.
“Kita kuat, nggak (takut),” tutupnya.