SLEMAN — Pertandingan krusial tersaji di Stadion Maguwoharjo, Sabtu malam (17/5/2025), ketika PSS Sleman menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1.
Dalam situasi genting untuk menjauh dari jurang degradasi, Super Elang Jawa mengandalkan dukungan penuh suporter sebagai kekuatan tambahan di tengah tekanan kompetisi yang makin ketat.
Saat ini, posisi PSS di klasemen sementara berada di urutan ke-17 dengan 28 poin.
Tim asal Sleman ini tertinggal tiga angka dari Barito Putera, empat poin dari Semen Padang, dan lima angka dari Madura United.
Situasi ini menjadikan laga PSS vs Persija sebagai penentu nasib di sisa musim. Dukungan publik Maguwoharjo menjadi harapan terakhir mereka untuk bangkit dan meraih poin penuh.
Bek andalan asal Brasil, Cleberson, secara terbuka mengajak suporter hadir dan memenuhi stadion demi membakar semangat rekan-rekannya di lapangan.
“Tentu semua pemain ingin hal tersebut untuk suporter datang dan memenuhi stadion. Hal itu akan meningkatkan keinginan hasrat pemain untuk memenangkan pertandingan menjadi lebih tinggi.”
“Saya ingin memberikan hasil terbaik sehingga membuat suporter senang dan kembali ke rumah dengan bahagia,” tegas Cleberson seperti dikutip dari situs resmi Liga 1.
Rekam Buruk Jadi Pekerjaan Rumah Berat
Laga kali ini menjadi tantangan besar bagi PSS. Dalam enam pertemuan terakhir kontra Persija, tim asuhan pelatih anyar tersebut belum sekali pun mencatat kemenangan.
Bahkan, gawang mereka sudah kebobolan 16 kali, hanya mampu mencetak tiga gol balasan.
Tekanan makin berat karena di putaran pertama musim ini, PSS takluk 1-3 saat bermain di Jakarta International Stadium.
Namun, atmosfer Maguwoharjo kerap menjadi pembeda. Jika dukungan suporter hadir maksimal, PSS berpotensi tampil lebih bergairah.
Terlebih, tiga poin dari laga ini sangat vital untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih kepala PSS menekankan pentingnya menjaga fokus dan mental bertanding.
Timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya dari kekalahan di pertemuan pertama.
“Kami tahu ini bukan laga mudah, tapi kami akan bermain habis-habisan,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.***