JAKARTA – Tim nasional Brasil kembali dihantui kekhawatiran terkait kondisi Neymar yang belum sepenuhnya pulih menjelang Piala Dunia 2026.
Keputusan pelatih Carlo Ancelotti memanggil Neymar ke dalam daftar 26 pemain sebelumnya sudah memicu perdebatan karena sang pemain belum tampil reguler sejak mengalami cedera ligamen lutut pada Oktober 2023.
Meski telah kembali merumput bersama Santos, banyak pihak menilai menit bermain Neymar sengaja dibatasi demi menjaga kebugarannya menuju turnamen besar tersebut.
Situasi semakin rumit setelah laporan dari Brasil mengungkap adanya pembengkakan pada betis kanan Neymar yang membuatnya harus absen di sisa pertandingan klub sebelum Piala Dunia.
Mengutip laporan Athlon Sports, Kamis (28/5/2026), Neymar sempat meredam kekhawatiran publik dengan menyatakan bahwa kondisinya masih terkendali dan tidak akan mengganggu partisipasinya di turnamen.
Namun perkembangan terbaru justru menambah tanda tanya setelah Konfederasi Sepak Bola Brasil mengonfirmasi bahwa Neymar tidak mengikuti sesi latihan di Granja Comary dan harus menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Pihak federasi menyebut hasil evaluasi tim medis akan menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya terkait kondisi sang pemain.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait kemungkinan pencoretan Neymar dari skuad, tetapi sorotan terhadap kebugarannya semakin tajam menjelang turnamen.
Situasi ini menjadi perhatian besar mengingat Brasil datang ke Piala Dunia dengan tekanan tinggi setelah terakhir kali menjadi juara pada tahun 2002.
Di bawah arahan Ancelotti, lini serang Brasil diproyeksikan bertumpu pada Vinicius Junior dan Raphinha, namun kehadiran Neymar tetap dianggap krusial karena pengalaman dan kualitas individunya.
Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol internasional, Neymar masih menjadi sosok sentral meski kariernya kerap terganggu cedera dalam beberapa tahun terakhir.
Brasil dijadwalkan menghadapi Panama pada 31 Mei di Maracanã sebelum melawan Mesir pada 6 Juni dalam laga uji coba terakhir jelang Piala Dunia.
Partisipasi Neymar dalam dua pertandingan tersebut diperkirakan menjadi indikator utama kesiapan fisiknya sebelum Brasil memulai fase grup melawan Maroko pada 13 Juni, diikuti laga kontra Haiti dan Skotlandia.
“Evaluasi medis lanjutan akan menentukan kondisi Neymar dalam beberapa hari ke depan,” demikian pernyataan resmi dari federasi sepak bola Brasil.