Di tengah kemegahan Masjid Nabawi di Kota Madinah, terdapat satu area suci yang menjadi dambaan jutaan umat Islam dari seluruh dunia, yakni Raudhah, sebuah area mulia antara mimbar dan makam Rasulullah SAW, yang dikenal sebagai Taman Surga. Raudhah memiliki keutamaan besar dalam Islam, karena sabda Rasulullah menyebut tempat ini sebagai salah satu taman dari taman-taman surga.
Mengingat tingginya minat jemaah haji untuk beribadah di Raudhah, Pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem perizinan yang ketat. Namun, jemaah haji Indonesia tidak perlu mengurus izin secara mandiri. Segala pengaturan jadwal dan tasreh (izin masuk Raudhah) telah disiapkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bekerja sama dengan Petugas Kloter dan Sektor Khusus Nabawi.
“Petugas akan mengarahkan jemaah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kami minta semua jemaah mengikuti arahan agar bisa masuk ke Raudhah dengan tertib dan lancar. Ini bentuk pelayanan terbaik kami agar ibadah di Raudhah bisa dilakukan dengan khusyuk.”
Para jemaah diimbau untuk disiplin dan mengikuti arahan petugas, demi kenyamanan bersama. Selain membatasi jumlah jemaah yang masuk secara bergelombang, pengawasan ketat juga dilakukan guna menjaga kondusivitas dan kekhusyukan ibadah.
Dengan sistem penjadwalan yang terkoordinasi, diharapkan seluruh jemaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah di Raudhah dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Caption | Admin : Awan | Raihana