ASSEN – Joan Mir mengungkapkan rasa kecewanya setelah mengalami insiden kecelakaan di MotoGP Belanda 2025 yang membuatnya gagal menyelesaikan balapan. Pembalap Honda ini terpaksa keluar dari balapan setelah menabrak motor Fermin Aldeguer, yang jatuh akibat insiden di tikungan 11.
Kecelakaan Aldeguer yang terlempar keras dari posisinya sempat mengancam keselamatan para pembalap lain. Meskipun Fabio Quartararo berhasil menghindar, Mir yang berada di belakangnya tak bisa menghindari tabrakan tersebut. Mir pun langsung keluar dari lintasan.
Setelah insiden tersebut, Mir segera berlari untuk memeriksa Aldeguer. Untungnya, kedua pembalap tersebut tidak mengalami cedera serius. “Pertama-tama, saya senang Fermin baik-baik saja karena dia terjatuh dengan keras, dan ketika Anda terjatuh seperti itu di lintasan, itu rumit,” kata Mir, dalam wawancara pascabalapan.
Mir kemudian mengungkapkan bahwa meski balapannya dimulai dengan baik, dia merasa sangat kecewa karena kecelakaan yang tak bisa dihindarinya. “Saya sangat senang dengan bagaimana balapan saya dimulai, waktu lap saya dekat dengan orang-orang di depan, dan saya mendapatkan keuntungan dari grup di depan,” lanjutnya. Namun, dia menyesali kenyataan bahwa insiden tersebut menghentikan perjalanannya.
Mir juga mengungkapkan bahwa dia merasa sakit setelah kecelakaan tersebut, dan berencana untuk memeriksakan kondisinya setelah sampai di rumah. “Itu juga merupakan pukulan besar bagi saya, saya merasa sangat kesakitan jadi saya akan kembali ke rumah dan memeriksa kondisi saya dalam beberapa hari,” ujarnya.
Kini, Mir dan para pembalap lainnya memiliki waktu istirahat sekitar dua pekan sebelum kembali ke lintasan di MotoGP Jerman. Dalam kesempatan tersebut, rekan setim Mir, Luca Marini, yang sempat cedera, diharapkan bisa kembali berkompetisi setelah menjalani tes privat di Brno.