Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang untuk menambah pemain naturalisasi baru guna memperkuat skuad Garuda di level tertinggi sepak bola dunia.
Sejak era kepelatihan Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert, Timnas Indonesia telah diperkuat sejumlah pemain keturunan, khususnya dari Belanda. Herdman pun menegaskan dirinya tidak menutup kemungkinan melanjutkan pendekatan serupa demi meningkatkan daya saing Indonesia di panggung global.
“Untuk bersaing di level dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua—pemain yang terbiasa tampil di lima liga top dunia,” ujar Herdman saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, usai jumpa pers perdananya.
Menurut pelatih berusia 50 tahun itu, pengalaman bermain di kompetisi elite menjadi faktor krusial.
“Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia dan sepak bola internasional. Jadi saya akan terus merekrut pemain yang karirnya menceritakan kisah terbaik. Dan karir sepak bola seseorang tidak berbohong, kalau Anda pemain top, Anda bermain di level tertinggi,” tambah dia.
Meski demikian, Herdman menilai fondasi Timnas Indonesia saat ini berada di jalur yang tepat. Ia menyebut Indonesia kini menjadi negara yang semakin diminati para pemain diaspora. “Para pemain lokal memiliki semangat, energi, dan komitmen yang luar biasa. Itu akan sangat terlihat di lapangan,” lanjutnya.
Menjawab pertanyaan terkait kemungkinan merekrut pemain keturunan Indonesia dari Inggris—negara kelahirannya—Herdman memilih bersikap terbuka. Ia menegaskan akan mencari talenta terbaik tanpa batasan geografis. Indonesia sendiri memiliki satu pemain keturunan Inggris, Elkan Baggott, yang terakhir kali membela tim senior pada Piala Asia 2023.
“Kami berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini. Meyakinkan mereka untuk bermain bagi Indonesia adalah langkah besar, karena mereka memiliki banyak pilihan lain,” ujar Herdman.
Agenda terdekat Herdman bersama Timnas Indonesia adalah FIFA Series yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret. Setelah itu, skuad Garuda akan melakoni agenda FIFA Match Day lanjutan pada Juni, September, Oktober, dan November, serta tampil di Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 25 Juli.