JAKARTA – Setelah menjadi perbincangan panjang, Jorge Martin akhirnya memilih untuk tetap menggunakan nomor start 1 pada motor Aprilia RS-GP-nya. Keputusan ini menunjukkan bahwa Martin tidak ragu sama sekali untuk memasang nomor tersebut, meski banyak yang menantikan alasannya.
Nomor start 1 memiliki makna khusus karena hanya diberikan kepada juara dunia MotoGP, yang mana Martin berhasil merebutnya dari Francesco Bagnaia pada musim lalu. “Saya tidak memiliki keraguan untuk memasang nomor 1, karena saya telah memperjuangkannya sepanjang hidup saya,” ujar Martin, dikutip dari Crash.net, Jumat (17/1/2025).
Martin juga menyatakan kegembiraannya bisa memasang nomor ikonik itu di motor Aprilia. “Akhirnya bisa meraih gelar juara dunia di MotoGP dan bisa memasang nomor ini di motor Aprilia yang luar biasa ini sangat menyenangkan. Semoga kami bisa mendapatkan lebih banyak motivasi dengan nomor ini,” lanjutnya.
Pada desain nomor 1 yang dipilih Martin, terdapat angka 89 kecil dan dua bintang kecil sebagai simbol pencapaian. “Saya telah menyimpan angka 89 kecil di dalam dan dua bintang, karena saya adalah juara dunia dua kali. Semoga kami bisa menambahkan lebih banyak bintang di masa depan!” ungkap Martin.
Sementara itu, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan bahwa pemilihan nomor start sepenuhnya merupakan keputusan Martin. “Ini adalah pilihan yang benar-benar bebas. Dia yang akan memutuskan. Tidak ada tekanan untuk itu. Fakta bahwa kami memiliki seorang juara dunia sudah menjadi motivasi besar bagi kami. Ini adalah tanggung jawab dan kesempatan,” ujar Rivola.
Meskipun banyak pebalap yang telah meraih gelar juara dunia MotoGP, hanya segelintir yang memilih untuk menggunakan nomor start 1, termasuk Nicky Hayden, Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Francesco Bagnaia.