JAKARTA – Penyerang muda Brasil Kaio Jorge kini menjadi buah bibir setelah tampil gemilang bersama Cruzeiro di Liga Brasil 2025.
Pemain yang dulu disia-siakan Juventus itu kini justru menjadi top skor sementara, sebuah realita pahit bagi klub raksasa Italia yang tengah krisis lini depan.
Juventus tampaknya harus menelan pil pahit usai melepas Kaio Jorge secara permanen ke Cruzeiro musim panas 2024 lalu.
Keputusan tersebut kini tampak seperti blunder besar, karena penyerang 23 tahun itu justru menjelma jadi mesin gol menakutkan di Serie A Brasil 2025.
Dalam 13 laga bersama Cruzeiro—klub yang juga pernah membesarkan nama Ronaldo Nazario—Kaio Jorge sukses mengoleksi 12 gol dan dua assist.
Performa tersebut tidak hanya membuatnya memuncaki daftar top scorer sementara, tetapi juga membawa Cruzeiro kokoh di puncak klasemen sementara.
Ironisnya, Juventus kini tengah pusing mencari striker baru untuk musim depan setelah rencana mendepak Dusan Vlahovic makin kuat.
Mereka memang telah memboyong Jonathan David, namun sang pelatih masih menginginkan tambahan amunisi di lini serang.
Andai Jorge masih bertahan di Turin, besar kemungkinan ia bisa menjadi tandem ideal bagi David.
Blunder Transfer Juventus: Dua Bintang Muda Bersinar Usai Dilepas
Selain Kaio Jorge, Juventus juga menyesal setelah melepas Dean Huijsen.
Bek muda asal Spanyol itu sebelumnya sempat dipinjamkan ke AS Roma, lalu dilepas ke Bournemouth seharga hampir €20 juta.
Kini, performa Huijsen membuat Real Madrid jatuh hati dan resmi memboyongnya musim panas ini.
Langkah Juventus yang kerap melego pemain muda menjanjikan kini menjadi sorotan publik.
Kebijakan ini dinilai gagal memberi ruang bagi regenerasi dan malah memperparah kondisi tim utama.
Saat talenta seperti Jorge dan Huijsen justru bersinar di luar Italia, Juventus masih sibuk menyusun ulang komposisi skuad mereka.
Jorge sendiri didatangkan Juventus dari Santos pada 2021 dengan harga €7,2 juta.
Anehnya, ia dilepas dengan nominal yang sama ke Cruzeiro, tanpa sempat mendapat menit bermain reguler di tim utama Turin.
Kini, investasi tersebut tampak sia-sia di tengah harga pasar penyerang yang terus melonjak.
Harga Murah, Efek Mahal: Jorge Bisa Jadi Solusi Internal
Penampilan Jorge musim ini membuktikan bahwa Juventus sebenarnya punya opsi internal yang menjanjikan untuk jangka panjang.
Namun keputusan terburu-buru untuk menjualnya justru membuat mereka kini harus merogoh kocek lebih dalam demi mencari striker pengganti.
Kaio Jorge, yang dijuluki titisan Ronaldo karena gaya main dan asal-usul klubnya, kini menjadi simbol dari kegagalan manajemen Juventus dalam mengelola talenta muda.
Sementara Cruzeiro menikmati ketajamannya, Juventus hanya bisa menyesali keputusan mereka yang kini berujung pada pencarian striker baru dengan harga mahal.
“Kaio Jorge adalah pemain bertalenta yang hanya butuh kepercayaan,” ujar pelatih Cruzeiro dalam wawancara usai pertandingan pekan lalu.***
