TURIN – Juventus sukses mengamankan kemenangan krusial atas Inter Milan dengan skor tipis 1-0 dalam duel sengit Serie A Liga Italia 2024/2025 di Stadion Allianz, Turin. Pertandingan berlangsung panas dan penuh drama hingga peluit akhir berbunyi.
Sejak menit awal, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, kiper Inter Milan tampil sigap menggagalkan upaya tim tuan rumah.
Inter Milan merespons dengan serangan balik cepat. Pada menit ke-19, Mehdi Taremi nyaris membawa tim tamu unggul lewat tendangan salto spektakuler yang masih bisa diblok kiper Juventus. Tak lama berselang, sundulan Denzel Dumfries melayang tipis di atas mistar gawang.
Lautaro Martinez juga mendapat peluang emas di menit ke-30, tetapi penyelesaiannya kurang maksimal. Tendangan lemah sang kapten Inter itu melenceng dari sasaran. Kesempatan kembali datang di menit ke-35, namun sontekannya masih melayang di atas mistar.
Tekanan Inter terus berlanjut hingga penghujung babak pertama. Pada menit ke-43, tembakan keras Dumfries sempat membuat publik Allianz terdiam, tetapi bola hanya membentur tiang gawang. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Gol Tunggal Conceicao
Memasuki paruh kedua, Juventus mencoba mengubah pendekatan permainan. Upaya mereka hampir membuahkan hasil melalui skema sepak pojok, tetapi tembakan Renato Veiga masih mudah diamankan kiper Inter Milan.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-74. Francisco Conceicao mencetak gol kemenangan usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Inter Milan. Berdiri tanpa kawalan, ia dengan tenang menyontek bola ke dalam gawang, mengubah skor menjadi 1-0 untuk Juventus.
Juventus hampir menggandakan keunggulan dua menit berselang, ketika Teun Koopmeiners melepaskan tembakan keras. Namun, Dumfries sigap menghalau bola tepat di garis gawang.
Drama terjadi di masa injury time. Lautaro Martinez yang hendak melakukan lemparan ke dalam tampak kesal terhadap pelatih Juventus, Thiago Motta. Kapten Inter itu bahkan sempat mendorong Motta karena merasa terganggu. Meskipun insiden ini menambah ketegangan, laga tetap dilanjutkan.
Frustrasi semakin terasa di kubu Inter Milan yang kesulitan membongkar pertahanan rapat Juventus. Martinez pun berulang kali melancarkan protes kepada wasit terkait beberapa keputusan yang dianggap merugikan timnya.
Klasemen Sementara
Kemenangan ini membawa Juventus naik ke posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 46 poin dari 25 pertandingan.
Sementara itu, Inter Milan tetap tertahan di peringkat kedua dengan 54 poin dari jumlah laga yang sama. Hasil ini membuat Inter gagal merebut kembali puncak klasemen yang saat ini masih dikuasai Napoli dengan 56 poin.***