Kabar membanggakan datang dari jantung Gereja Katolik dunia. Bahasa Indonesia kini resmi berkibar di Vatikan! Setelah melalui proses diplomasi yang panjang, bahasa kebanggaan kita ditetapkan sebagai bahasa ke-57 di Vatican News, portal berita resmi Takhta Suci.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bersejarah ini dilakukan di markas besar Vatican News dan Radio Vatikan, Roma, pada Rabu (25/3/2026). Dengan kesepakatan ini, Indonesia mengukir prestasi sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang bahasa nasionalnya diakui secara resmi oleh platform media Vatikan.
Ketua Komisi Komunikasi Sosial KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (Mgr. Didik), menyebut momen ini sebagai pencapaian luar biasa.
“Vatikan menilai ini sebagai langkah penting agar warta Gereja universal dapat dipahami lebih dalam melalui bahasa setempat, yaitu bahasa Indonesia,” ungkapnya.
Warisan Diplomasi Sejak Kunjungan Paus 2024
Langkah besar ini tidak terjadi dalam semalam. Benihnya mulai ditanam sejak kunjungan bersejarah Mendiang Paus Fransiskus ke Indonesia pada tahun 2024 silam.
Duta Besar RI untuk Takhta Suci, Trias Kuncahyono, menjadi motor penggerak yang gigih mengusulkan ide ini. Proses panjang yang melibatkan persiapan teknis matang hingga Oktober 2025 akhirnya membuahkan hasil manis bertepatan dengan Hari Raya Kabar Sukacita (Anunsiasi).
Menuju 2027: Persiapan Tim Indonesia
Meski sudah diresmikan, publik harus sedikit bersabar. Layanan berita berbahasa Indonesia ini dijadwalkan aktif paling cepat pada tahun 2027. Saat ini, fokus beralih pada langkah-langkah teknis, seperti:
-
Pelatihan Khusus: Tim dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) akan mendapatkan asistensi langsung dari pakar komunikasi Vatikan.
-
Akses Konten: Penyelarasan sistem agar informasi mengenai aktivitas Paus, berita dunia, hingga dinamika Gereja partikular dapat tersaji secara cepat dan akurat.
Apa Itu Vatican News?
Bagi Anda yang belum familiar, Vatican News adalah “corong” utama Takhta Suci. Bersama Radio Vatikan dan surat kabar L’Osservatore Romano, mereka mengelola komunikasi multimedia mulai dari teks, audio, hingga video yang menjangkau jutaan umat di seluruh dunia.
Hadirnya bahasa Indonesia di platform ini akan memudahkan jutaan umat Katolik di tanah air untuk mendapatkan akses informasi langsung dari sumbernya tanpa kendala bahasa.