JAKARTA – Sebanyak 20 bus TransJakarta ludes terbakar dalam kebakaran hebat yang melanda Terminal Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari (11/6). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah dan menimbulkan kekhawatiran atas keamanan armada transportasi umum di Ibu Kota.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.30 WIB.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu bus yang kemudian merambat ke unit lain,” ujar Syafrin dalam keterangannya kepada wartawan.
Kronologi dan Kerusakan
Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan terminal yang segera menghubungi pemadam kebakaran. Meski tim damkar datang cepat, kobaran api yang menyebar dengan cepat membuat 20 unit bus tidak dapat diselamatkan.
Seorang saksi mata, Budi, warga sekitar terminal, menyampaikan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat.
“Saya dengar suara ledakan kecil, lalu lihat asap tebal dan api besar. Semua terjadi sangat cepat,” katanya.
Respons Pemerintah dan TransJakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat mengatasi dampak kebakaran. Syafrin memastikan layanan TransJakarta di koridor lain tetap beroperasi normal.
“Kami akan segera menyiapkan bus pengganti untuk memastikan layanan tetap berjalan normal,” ujarnya.
PT TransJakarta juga membentuk tim investigasi internal untuk mencari penyebab kebakaran. Selain itu, langkah pengawasan terhadap sistem kelistrikan dan perawatan armada akan diperketat guna mencegah insiden serupa.
Evaluasi Keamanan Transportasi
Pengamat transportasi, Darmaningtyas, menyoroti pentingnya peningkatan standar keamanan dan pemeliharaan fasilitas.
“Pemeliharaan rutin dan pemeriksaan berkala harus menjadi prioritas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Pemprov DKI Percepat Evaluasi Sistem Keamanan di Seluruh Terminal.
Meskipun operasional utama TransJakarta tidak terganggu, beberapa rute yang melewati Terminal Rawa Buaya mengalami penyesuaian. Penumpang disarankan memantau informasi resmi melalui aplikasi atau kanal media sosial TransJakarta.
Kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan yang andal dalam transportasi publik. Dengan peristiwa ini, Pemprov DKI dan TransJakarta dihadapkan pada tuntutan masyarakat untuk segera memperbaiki dan menjamin keselamatan layanan transportasi umum Jakarta.