BOGOR – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus menegaskan, pemenuhan gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi kunci membangun masa depan bangsa yang kuat.
Fokus utama diarahkan pada anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan asupan bergizi untuk tumbuh optimal.
“Presiden (Prabowo Subianto) meyakini, membangun bangsa yang kuat dimulai dari memenuhi kebutuhan dasarnya, kesehatan, pendidikan, dan gizi.”
“Inilah tugas kami di Kemenko Polkam adalah memastikan bahwa kebijakan ini berjalan seirama di seluruh lini pemerintahan,” kata politikus Golkar ini, dalam siaran pers Kemenko Polkam, Jumat (8/8/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan dimulainya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemenko Polkam di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Fasilitas ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan peningkatan kualitas gizi masyarakat di seluruh daerah.
Menurut Lodewijk, Program MBG tidak hanya sebatas memberikan makanan gratis.
Lebih dari itu, program ini merupakan strategi menyeluruh dalam pembangunan kualitas manusia Indonesia.
SPPG sendiri tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi makanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemantauan, dan pembinaan gizi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“SPPG ini kita dirikan sebagai simpul pelayanan yang mendekatkan negara kepada masyarakat. Khususnya mereka yang paling membutuhkan, adalah investasi jangka panjang untuk generasi yang lebih sehat dan kuat,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan fasilitas seperti SPPG akan terus diperluas ke berbagai wilayah, sehingga layanan gizi, edukasi, dan pemantauan kesehatan dapat menjangkau masyarakat paling rentan.
Dengan langkah ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia meningkat signifikan, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional.***