FLORES – Kapal Negara (KN) Ular Laut-405 milik Bakamla RI berhasil melakukan penyelamatan terhadap sebuah kapal nelayan Indonesia yang terombang-ambing di Laut Flores. Kejadian ini bermula sekitar pukul 14.30 WITA
KN. Ular Laut-405 menerima laporan darurat melalui radio channel 16. Laporan tersebut menyebutkan bahwa sebuah kapal nelayan dalam keadaan darurat di koordinat yang telah ditentukan.
Komandan KN. Ular Laut-405 Mayor Bakamla Agung Jaya Pratama langsung menerjunkan tim penyelamat untuk bertindak cepat. Tim penyelamat yang dipimpin oleh Kepala Kamar Mesin (KKM) Letda Bakamla Anugrah Pasca Suhud segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 16.00 WITA.
Setibanya di lokasi, tim penyelamat menemukan kapal nelayan yang dikendalikan oleh Zulkifli Lara. Kapal tersebut telah kehabisan bahan bakar sejak pukul 14.00 WITA dan membawa empat awak kapal, termasuk nakhoda, serta beberapa hewan ternak seperti lima ekor kuda, dua ekor kerbau, dan satu ekor sapi.
Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Flores menuju Jeneponto, Sulawesi. Selain kehabisan bahan bakar, kapal juga kekurangan logistik, seperti makanan dan air tawar.
Untuk mengatasi masalah ini, KN. Ular Laut-405 memberikan bantuan berupa bahan bakar dan logistik lainnya agar kapal nelayan dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
Tim penyelamat juga memastikan kondisi kapal dan seluruh awaknya dalam keadaan sehat sebelum meninggalkan lokasi.
“Keamanan di perairan Indonesia adalah prioritas utama kami. Kami selalu siap siaga dalam situasi darurat seperti ini, dengan tujuan memastikan keselamatan manusia dan kelancaran perjalanan mereka,” kata Agung Jaya Pratama.
Ia juga mengimbau para pelaut dan nelayan untuk segera melaporkan kejadian darurat melalui Contact Center Bakamla RI di nomor 181.
Aksi penyelamatan ini menegaskan komitmen Bakamla RI dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan Indonesia. Dengan respons cepat dan tepat, Bakamla terus berupaya memberikan rasa aman bagi semua pengguna laut.
