JAKARTA – Vincent Kompany menjadi sorotan usai menerima kartu kuning tak terduga yang berujung larangan mendampingi Bayern Munich di semifinal Liga Champions.
Situasi ini terjadi di tengah ketegangan perempat final Liga Champions saat Bayern Munich menghadapi Paris Saint-Germain dengan sejumlah pemain sudah berada di ambang akumulasi kartu dan berakhir dengan skor 4-5 untuk keunggulan PSG.
Namun perhatian publik justru tertuju pada Kompany yang ternyata juga berada dalam risiko sanksi, sesuatu yang luput dari banyak pengamatan sebelumnya.
Kartu kuning yang diterima pelatih asal Belgia itu muncul setelah ia melontarkan protes terhadap jalannya pertandingan, yang kemudian berdampak pada larangan mendampingi tim dari pinggir lapangan.
Kehilangan peran di sisi lapangan menjadi hal yang tidak nyaman bagi Kompany, mengingat gaya kepelatihannya yang dikenal ekspresif dan aktif mengarahkan pemain secara langsung.
“Ini bukan posisi yang saya inginkan untuk menyaksikan pertandingan,” ujar Kompany seperti dikutip dari iMiaSanMia seperti dilansir SB Nations, Rabu.
Dalam momen tersebut, Kompany juga mengungkap percakapannya dengan pelatih PSG, Luis Enrique, yang kerap terlihat nyaman mengamati pertandingan dari tribun.
“Saya bilang ke Luis Enrique, saya tidak mengerti bagaimana dia bisa suka menonton pertandingan dari sini,” kata Kompany sambil tertawa.
Terlepas dari situasi tersebut, Kompany tetap memberikan apresiasi terhadap jalannya pertandingan yang dinilai berlangsung menarik dan penuh intensitas.
Ia menilai laga tersebut sebagai tontonan ideal bagi para pencinta sepak bola karena menampilkan mentalitas kuat dari kedua tim.
“Saya menyukai mentalitas tim hari ini, ini adalah pertandingan untuk orang-orang yang mencintai sepak bola,” tambahnya.***