JAKARTA – Vitamin C dikenal sebagia nutrisi penting dengan beragam manfaat, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga menjaga kesehatan kulit. Tak heran banyak orang rutin mengonsumsinya, baik dari makanan maupun suplemen, terutama saat kondisi tubuh menurun atau cuaca tidak menentu.
Namun, konsumsi berlebihan ternyata dapat menimbulkan risiko. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kaitan antara asupan vitamin C dosis tinggi dengan pembentukan batu ginjal, khususnya jenis kalsium oksalat. Ketika tubuh mengolah vitamin C dalam jumlah besar, sebagian diubah menjadi oksalat yang dikeluarkan lewat urine. Jika kadarnya terlalu tinggi, oksalat dapat berikatan dengan kalsium dan membentuk kristal yang berkembang menjadi batu ginjal, sebagaimana dilansir dari GridHealth.
Kelompok yang perlu lebih waspada antara lain orang dengan riwayat batu ginjal, individu yang sering mengonsumsi suplemen dosis tinggi (lebih dari 1.000 mg per hari), serta mereka yang kurang minum air putih. Kekurangan cairan membuat urine lebih pekat sehingga memperbesar peluang terbentuknya kristal.
Kebutuhan harian vitamin C bagi orang dewasa relatif kecil, yakni 75–90 mg per hari. Batas atas konsumsi yang masih dianggap aman sekitar 2.000 mg per hari. Asupan dari sumber alami seperti buah dan sayuran dinilai lebih aman dibandingkan suplemen dosis tinggi.
Tips Aman Konsumsi Vitamin C
- Utamakan sumber alami dari buah dan sayur.
- Hindari suplemen dosis tinggi tanpa anjuran dokter.
- Perbanyak minum air putih untuk membantu metabolisme.
- Sesuaikan asupan dengan kebutuhan tubuh.
Dengan konsumsi bijak, manfaat vitamin C tetap bisa diperoleh tanpa menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang.