JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan mental bertanding yang kuat serta disiplin tinggi sebagai penentu utama kemenangan atlet di ajang internasional.
Pernyataan itu disampaikan saat KSAD meninjau dan melepas Tim Tembak TNI AD untuk ASEAN Army Rifle Meet (AARM) ke-33 di Singapura. Acara berlangsung di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta, pada Rabu (12 November 2025), turut dihadiri Wakil Kasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan sejumlah pejabat tinggi TNI AD.
KSAD menyoroti mental sebagai fondasi menghadapi kompetisi bergengsi Asia Tenggara ini. Ia bangga atas dedikasi para prajurit terpilih yang mewakili Indonesia.
“Saya hanya ingin menyampaikan satu hal, dalam bertanding yang penting adalah mental bertanding. Kalau mental bertanding sudah terbentuk, saya yakin semua punya, tinggal bagaimana kamu mengendalikan diri pada saat bertanding agar bisa tampil maksimal. Jadi seperti motto kita saat latihan, berlatih seperti bertempur, bertempur seperti berlatih. Saat berlatih kita harus serius, agar saat bertanding kamu mendapatkan hasil yang maksimal,” tegas Maruli
Lebih lanjut, partisipasi TNI AD di AARM bukan hanya lomba, tapi kehormatan nasional. Kasad mendorong latihan intensif, sarana pendukung optimal, dan semangat pantang menyerah untuk raih prestasi lebih tinggi.
Ia juga menekankan disiplin sebagai elemen krusial, mengingatkan tim tetap fokus dan tidak tergoda situasi hingga akhir pertandingan.
Kontingen TNI AD berangkat dengan 44 personel: 25 atlet (20 putra, 5 putri) dan 19 official, dipimpin Komandan Kontingen Letkol Inf Indra Widiyanto.
Tim akan bertarung di kategori pistol putra-putri, karabin, senapan, serta senapan otomatis (SO). AARM ke-33 dijadwalkan 21-27 November 2025, diharapkan menjadi panggung bagi Indonesia untuk harumkan nama bangsa di level regional.