SAINT DIZIER, PRANCIS – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono merasakan langsung kehebatan pesawat tempur Rafale dalam penerbangan uji coba di Robinson Air Force Base, Saint-Dizier, Prancis, pada Selasa (15/7/2025). Didampingi penerbang tempur Angkatan Udara Prancis, KSAU menjajal manuver udara dan performa canggih pesawat generasi 4.5 ini, yang segera memperkuat armada TNI Angkatan Udara.
Penerbangan familiarization flight ini merupakan bagian dari undangan resmi Kepala Staf Angkatan Udara dan Antariksa Prancis, General Jérôme Bellanger. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan teknologi Rafale, tetapi juga wujud nyata penguatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis.
“Kehadiran Rafale akan menjadi game-changer dalam modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam),” ujar Marsekal Tonny, menegaskan visi TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH).
Performa Rafale: Andalan Pertahanan Udara Masa Depan
Selama penerbangan, KSAU menyaksikan langsung kemampuan Rafale dalam menjalankan manuver udara yang presisi, kecepatan tinggi, dan teknologi avionik mutakhir. Pesawat tempur buatan Dassault Aviation ini dirancang untuk mendominasi pertempuran udara dan mendukung misi serba guna, mulai dari superioritas udara hingga serangan darat. “Pesawat ini menawarkan kombinasi sempurna antara teknologi dan fleksibilitas operasional,” ungkap Tonny usai penerbangan, seraya menegaskan komitmen TNI AU untuk meningkatkan daya tangkal di tengah dinamika ancaman global.
Langkah pengadaan Rafale merupakan bagian dari upaya strategis TNI AU untuk memperkuat pertahanan udara nasional. Dengan kemampuan canggihnya, Rafale diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan di masa depan, sekaligus mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Apresiasi dan Diplomasi Pertahanan
Sebagai simbol penghargaan atas kerja sama ini, KSAU menyematkan badge Falcon kepada penerbang tempur Prancis yang mendampinginya. Gestur ini menandakan hubungan erat antara kedua angkatan udara, yang terus diperkuat melalui pertukaran teknologi, pelatihan, dan misi bersama.
Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat tinggi TNI AU, termasuk Asintel Kasau Marsda TNI M. Untung Suropati, Aspers Kasau Marsda TNI Yostariza, dan Koorsmin Kasau Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalin kolaborasi strategis dengan mitra internasional.
Rafale: Langkah Nyata Menuju TNI AU AMPUH
Pengadaan Rafale menjadi tonggak penting dalam modernisasi TNI AU. Pesawat ini tidak hanya meningkatkan kemampuan tempur, tetapi juga mendukung transformasi menuju angkatan udara yang lebih adaptif dan profesional. “Kami siap menghadapi tantangan pertahanan udara nasional dengan teknologi terbaik dan sumber daya manusia unggul,” tegas KSAU.
Dengan langkah ini, TNI AU menunjukkan kesiapan untuk menjaga kedaulatan udara Indonesia, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai kekuatan pertahanan regional yang disegani. Penerbangan uji coba ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia terus bergerak maju dalam memperkuat alutsista modern demi keamanan nasional.