JAKARTA – Kabar gembira dari pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Senin (03/03/2025).
Kurs rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan di awal Maret yang baik ini, cenderung bergerak di zona hijau.
Pada penutupan perdagangan hari ini, hasil pantauan Garuda TV dari Bloomberg, kurs rupiah di level Rp16.480, menguat cukup tebal 115,50 poin atau 0,70 persen.
Kurs rupiah bahkan menjadi yang terkuat dibandingkan mata uang di kawasan Asia Pasifik lainnya.
Tercatat yen Jepang menguat 0,31 persen, rupe India naik 0,15 persen, peso Filipina naik 0,13 persen dan dolar Singapura 0,10 persen.
Sementara beberapa mata uang Kawasan lainnya terdepresiasi oleh dolar AS.
Yuan China turun 0,20 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,08 persen dan won korea turun 0,10 persen.
Pengamat Forex Ibrahim Assuaibi mengatakan terdapat sejumlah sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah.
Menurutnya sentimen ini berasal dari luar negeri, dimana pelaku pasar berjuang untuk mengukur dampak dari banjir pengumuman kebijakan terkait energi yang dibuat oleh pemerintahan AS di bawah kendali Presiden AS Donald Trump.
Kemudian, yang juga membebani sentimen investor adalah data klaim pengangguran AS yang melonjak lebih dari yang diharapkan pada pekan sebelumnya.
Pasar juga menunggu rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS untuk mencari wawasan tentang keputusan suku bunga The Fed di masa mendatang.
Dari dalam negeri, pasar merespon negatif terhadap badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri manufaktur yang masih terus berlanjut, imbas banyaknya pabrik yang menutup operasinya.
Hal ini akan berdampak terhadap menurunnya kelas menengah yang merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi.***