JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford saat pertandingan Manchester United vs Liverpool berlangsung pada Minggu (3/5/2026) malam WIB.
Pelatih legenda MU, Sir Alex Ferguson dilaporkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan kesehatan secara tiba-tiba.
Informasi tersebut pertama kali diungkap dalam siaran langsung Sky Sports yang menghentikan liputan pertandingan untuk menyampaikan kondisi terkini sang legenda sepak bola asal Skotlandia tersebut.
Presenter Sky Sports, David Jones, menyampaikan bahwa Ferguson sempat hadir di stadion namun tidak terlihat sepanjang babak pertama karena telah dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Ini sedikit kabar yang mengkhawatirkan terkait Sir Alex Ferguson, dia sempat hadir tetapi kemudian dibawa ke rumah sakit dan kini dalam pengawasan ketat tim medis,” ujar Jones dalam siaran langsung.
Meski demikian, laporan awal menyebutkan bahwa langkah membawa Ferguson ke rumah sakit merupakan tindakan pencegahan dan bukan situasi darurat yang mengancam nyawa.
Optimisme pun muncul bahwa pria berusia lanjut tersebut akan segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa dalam waktu dekat.
Peristiwa ini mengingatkan publik pada insiden kesehatan serius yang pernah dialami Ferguson pada 2018, ketika ia menderita pendarahan otak dan harus menjalani operasi besar sebelum akhirnya pulih sepenuhnya.
Dalam film dokumenter Sir Alex Ferguson: Never Give In, ia sempat mengenang momen kritis tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya termasuk salah satu dari sedikit orang yang selamat dari kondisi mematikan itu.
“Dalam satu hari ada lima kasus pendarahan otak, tiga meninggal dan dua selamat, dan saya salah satunya, itu membuat saya sadar betapa beruntungnya saya,” ungkap Ferguson dalam film tersebut.
Sebagai sosok legendaris, Ferguson dikenal sebagai manajer tersukses dalam sejarah Manchester United setelah memimpin klub sejak 1986 hingga pensiun pada 2013.
Selama era kepemimpinannya, ia mempersembahkan 13 gelar Liga Inggris, lima Piala FA, empat Piala Liga, serta dua trofi Liga Champions yang mengukuhkan dominasi Setan Merah di kancah domestik dan Eropa.
Pasca pensiun, Ferguson tetap menjadi figur penting di klub dengan rutin hadir di stadion untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangannya.
Namun dinamika internal klub berubah setelah kedatangan Sir Jim Ratcliffe yang mengambil langkah efisiensi dengan menghentikan peran duta klub yang sebelumnya diemban Ferguson.
Ratcliffe mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga stabilitas finansial klub, meskipun ia tetap menghormati kontribusi besar Ferguson sepanjang sejarah Manchester United.
“Saya berbicara langsung dengannya dan menjelaskan kondisi klub, bahwa kami harus mengurangi pengeluaran, dan dia akhirnya memahami serta memilih mundur,” ujar Ratcliffe.
Keputusan itu dinilai mencerminkan sikap profesional Ferguson yang tetap menempatkan kepentingan klub di atas segalanya.
Hingga kini, para penggemar sepak bola di seluruh dunia terus menantikan kabar terbaru mengenai kondisi kesehatan Ferguson dengan harapan sang legenda segera pulih sepenuhnya.***