JAKARTA – Los Angeles Lakers menjamu Toronto Raptors di Crypto.com Arena pada 18 Januari 2026 dalam laga NBA lintas konferensi yang krusial bagi peta persaingan playoff.
Lakers datang dengan rekor 24-16 dan posisi keenam Wilayah Barat setelah performa tidak stabil usai kekalahan telak dari Portland Trail Blazers.
Toronto Raptors menempati peringkat keempat Wilayah Timur dengan catatan 25-18 meski baru saja kalah dramatis lewat overtime dari LA Clippers.
Sorotan utama tertuju pada kembalinya LeBron James dan Luka Doncic yang sebelumnya masuk daftar cedera namun akhirnya dinyatakan siap bermain.
“Kembalinya James dan Doncic sebagai duet sangat penting, ditambah hadirnya kembali kedalaman center melalui Deandre Ayton dan Jaxson Hayes,” kata seorang insider Lakers dikutip dari Evrimagaci, Senin.
Lakers masih belum sepenuhnya pulih karena Austin Reaves dan Adou Thiero tetap absen akibat cedera.
Ayton menjadi kunci kebangkitan Lakers di area paint dengan rata-rata 13,9 poin dan 8,7 rebound per gim.
Raptors justru pincang karena absennya RJ Barrett, Jakob Poeltl, dan Ja’Kobe Walter, sementara Immanuel Quickley masih diragukan tampil.
Meski demikian, Toronto tetap solid secara defensif dengan hanya kebobolan rata-rata 112,3 poin per pertandingan.
Scottie Barnes dan Brandon Ingram kembali menjadi tumpuan utama Raptors dalam menjaga daya saing tim.
“Menghadapi tim yang suka bermain cepat, tidak memberikan turnover hidup sama saja dengan mendapatkan pertahanan gratis,” ujar seorang analis NBA.
Lakers mengandalkan tempo cepat dan kekuatan bintang, sementara Raptors memilih permainan disiplin dan efisiensi bola.
Dengan Raptors sedikit diunggulkan dalam bursa taruhan, laga ini menjadi ujian apakah Lakers mampu bangkit atau Toronto kembali mencuri kemenangan.***
