Sebuah keadaan darurat besar melanda Pelabuhan Los Angeles pada Jumat malam setelah kebakaran hebat terjadi di atas sebuah kapal kontainer raksasa, memaksa evakuasi seluruh awak kapal dan penutupan lebih dari setengah terminal kontainer di pelabuhan tersibuk di Amerika Serikat.
Kebakaran yang diduga berasal dari gangguan listrik itu muncul sekitar pukul 18.38 di dek bawah kapal One Henry Hudson, kapal kontainer sepanjang 1.102 kaki yang sedang bersandar di Yusen Container Terminal, San Pedro. Tak lama sebelum pukul 20.00, sebuah ledakan dahsyat mengguncang kapal, memutus aliran listrik untuk lampu dan derek saat api menjalar ke beberapa tingkat. Seluruh 23 awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat, tanpa laporan korban luka.
Bahan Berbahaya Memicu Perintah Berlindung di Tempat
Lebih dari 100 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memerangi kobaran api sepanjang malam setelah ditemukannya bahan berbahaya di sejumlah kontainer kargo. Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles mengeluarkan perintah berlindung di tempat sekitar pukul 03.00 dini hari bagi warga San Pedro dan Wilmington, meminta mereka tetap di dalam rumah, menutup jendela, dan mematikan sistem HVAC.
“Jika Anda bisa mencium baunya, tetaplah di dalam rumah,” ujar Kapten LAFD Adam Van Gerpen dalam konferensi pers. Tim Hazmat terus memantau kualitas udara sementara petugas pemadam kebakaran dengan pakaian pelindung dan masker oksigen bekerja keras menjinakkan api di bagian bawah kapal.
Penjaga Pantai AS menetapkan zona keamanan satu mil laut di sekitar kapal. Sekitar 40 kontainer tercatat terbakar, dengan tingkat pengendalian api masih 0 persen hingga Jumat malam. Unit laut menyemprotkan air ke bagian luar lambung kapal untuk mendinginkan struktur dan memberi ruang kerja lebih aman bagi tim pemadam.