JAKARTA – Marcus Smart kembali menjadi sorotan utama dalam perjalanan Los Angeles Lakers di babak pertama playoff NBA 2026 setelah tampil luar biasa menghadapi Houston Rockets, Sabtu (26/4/2026) waktu setempat.
Garda veteran tersebut tampil sebagai pembeda utama sejak musim reguler dan kini perannya semakin krusial di fase playoff dengan kontribusi statistik yang sangat impresif.
Dalam tiga pertandingan awal seri, Smart mencatat rata-rata 20,3 poin dengan akurasi tembakan 52,9 persen serta 50 persen dari luar garis tiga angka, disertai 8,3 assist, 3,7 steal, dan 1,7 blok per laga.
Puncak performanya terjadi pada Game 3 yang berakhir dengan kemenangan dramatis Lakers 112-108 melalui perpanjangan waktu.
Pada momen krusial di akhir waktu normal, Smart mencuri bola dari Jabari Smith Jr. di area backcourt dan memaksa pelanggaran saat mencoba tembakan tripoin.
Ia kemudian mengeksekusi tiga lemparan bebas dengan sempurna sebelum melanjutkan dominasi di overtime dengan tambahan delapan poin penting.
Secara keseluruhan, Smart menutup laga dengan catatan 21 poin, 10 assist, 4 rebound, 5 steal, dan 2 blok yang menunjukkan kontribusi lengkap di kedua sisi lapangan.
Catatan tersebut sekaligus menorehkan sejarah baru karena ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Lakers yang mencatatkan dua pertandingan playoff beruntun dengan minimal 20 poin dan 5 steal.
Sebelumnya, ia juga tampil konsisten di Game 2 dengan torehan 25 poin dan 5 steal yang membantu Lakers menang 101-94.
Absennya Luka Doncic dan Austin Reaves akibat cedera membuat Smart bersama pemain lain harus mengambil alih tanggung jawab ofensif tim.
Situasi tersebut membuat perannya semakin vital dalam menjaga peluang Lakers melaju lebih jauh di fase playoff.
Lakers kini berada di ambang kelolosan setelah unggul 3-0 dan berpeluang menyapu bersih Rockets pada Game 4 yang digelar di Houston.***