SEOUL, KORSEL – Pelatih FC Seoul Kim Gi-dong mengaku sempat tidak banyak mengetahui kekuatan Persib Bandung sebelum kedua tim bertemu pada laga pembuka Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027.
Pertemuan FC Seoul dan Persib berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026). Laga tersebut menjadi pengalaman pertama Kim Gi-dong menghadapi Maung Bandung sekaligus debutnya memimpin FC Seoul di ajang ACL Two.
Kim Gi-dong mengatakan minimnya informasi mengenai Persib tidak lepas dari belum pernah bertemunya kedua tim dalam pertandingan resmi. Situasi itu membuatnya baru melakukan persiapan khusus setelah hasil undian mempertemukan FC Seoul dengan Persib di fase grup.
“Saya awalnya tidak terlalu mengenal Persib karena belum pernah ada pertemuan. Setelah pengundian grup, saya mulai tertarik dan mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka,” ujar Kim Gi-dong seperti dikutip dari media Korea Selatan, Chosun.
Setelah melakukan analisis terhadap calon lawannya, Kim Gi-dong justru melihat Persib sebagai tim dengan kualitas yang patut diperhitungkan. Rekam jejak Maung Bandung di kompetisi domestik dan Asia menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dari pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Persib disebut telah menorehkan tiga gelar juara Liga Indonesia secara beruntun. Selain itu, Persib juga berhasil mencapai babak 16 besar ACL Two pada musim sebelumnya.
“Mereka adalah tim yang sangat bagus. Mereka menjuarai liga Indonesia tiga kali berturut-turut dan berhasil menembus babak 16 besar ACL Two musim lalu,” kata Kim Gi-dong.
Penilaian tersebut membuat Kim Gi-dong memandang duel melawan Persib bukan sekadar pertandingan pembuka fase grup. Status sebagai tuan rumah juga membuat FC Seoul memiliki target untuk memulai kiprahnya di ACL Two dengan hasil positif.
“Saya menilai mereka sebagai tim yang kuat. Bagi saya pribadi, ini juga pertama kalinya di ACL2. Ini adalah pertandingan kandang,” ujarnya.
Keyakinan FC Seoul menghadapi Persib juga ditopang performa mereka di kompetisi domestik. FC Seoul tampil lebih konsisten pada musim ini dibandingkan musim sebelumnya.
Pada musim lalu, FC Seoul hanya mampu mengakhiri K League 1 di posisi keenam. Sementara pada musim ini, mereka berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 15 poin atas pesaing terdekat.
Catatan tersebut menjadi modal bagi Kim Gi-dong untuk menghadapi Persib. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan suporter, FC Seoul berusaha mempertahankan tren positif mereka sekaligus mengamankan hasil maksimal pada pertandingan perdana ACL Two.
“Kami harus menunjukkan permainan yang bagus. Kami akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin agar bisa membalas dukungan para penggemar dengan kemenangan,” tutur Kim Gi-dong sebelum pertandingan.
FC Seoul kemudian berhasil mengamankan kemenangan atas Persib di Seoul World Cup Stadium. Hasil tersebut menjadi modal awal bagi wakil Korea Selatan itu dalam persaingan Grup E ACL Two 2026/2027.
Sementara bagi Persib, kekalahan di Seoul menjadi hasil yang harus segera dievaluasi sebelum menjalani pertandingan berikutnya di fase grup. Maung Bandung masih memiliki kesempatan untuk mengumpulkan poin pada laga-laga selanjutnya di kompetisi antarklub Asia tersebut.