JAKARTA – Marc Marquez menegaskan dirinya siap menghadapi musim MotoGP 2026 dengan daftar rival utama yang sudah ia catat. Dalam presentasi tim Ducati di Madonna di Campiglio, Senin (19/1/2026), Marquez mengungkap bahwa proses pemulihan bahu kanannya berjalan baik setelah cedera di Mandalika, Oktober tahun lalu. Ia menekankan terget utamanya adalah mencapai kondisi 100 persen pada balapan perdana di Thailand, 1 Maret mendatang.
“Usia membantu saya mengendalikan diri lebih baik, tetapi juga apa yang telah saya alami, cedera-cedera itu,” ujar Marquez, dikutip dari Motorsport, Rabu (21/1/2026). Ia menambahkan bahwa kali ini ia menjalani rehabilitasi dengan lebih tenang, bertahap, dan perlahan mulai kembali ke level kompetitif.
Marquez menilai podium saja tidak cukup untuk merebut gelar dalam musim panjang dengan 22 seri. “Kemenangan memberi margin poin yang bisa hilang, sehingga Anda bisa membuat kesalahan dan tetap tenang,” jelasnya. Ia juga menyinggung musim lalu yang penuh kesalahan dari rival utama seperti Francesco Bagnaia dan Alex Marquez, namun menilai situasi akan berbeda tahun ini.
Soal rival, Marquez menyebut beberapa nama yang ia anggap paling berbahaya: Pedro Acosta, Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez. “Saya rasa mereka akan menjadi nama-nama rival utama, tanpa melupakan pembalap MotoGP lainnya,” katanya.
Ia juga menyinggung eksperimen kemitraan Maverick Vinales dengan Jorge Lorenzo di KTM. “Apa yang dilakukan Maverick dan Jorge sangat menarik. Jika ada hasil, itu akan berhasil, dan jika tidak, mereka harus terus bekerja. Tapi mereka sangat bersemangat,” ungkap Marquez.
Dengan pengalaman, usia, dan semangat baru, Marquez menegaskan dirinya siap menghadapi tantangan musim 2026, sembari mengingatkan bahwa para pembalap muda berkembang pesat dan akan membuat persaingan semakin ketat.
