JAKARTA – Red Sparks, finalis V-League musim lalu, kini terpuruk di posisi terakhir klasemen akibat kepergian dan cedera pemain kunci. Dalam laga tandang melawan GS Caltex di Gimnasium Jangchung, Seoul, Selasa (20/1/2026), mereka kalah telak 0-3 (19-25, 22-25, 14-25). Inkusi asal Mongolia menjadi pencetak poin terbanyak tim dengan delapan angka.
Pemain asing Elisa Zanete mengalami cedera mendadak saat pemanasan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Pelatih Ko Hee-jin enggan merinci tingkat keparahan cedera maupun waktu pemulihan sang pemain.
Musim lalu, Red Spark mencatat sejarah dengan lolos ke final untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, dipimpin oleh Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri Pertiwi. Namun, keduanya kini hijrah ke liga luar negeri, sementara libero Pyo Seung-ju memilih pensiun. Kehilangan tiga pilar tersebut membuat tim kesulitan bangkit, dengan catatan 6 kemenangan, 18 kekalahan, dan 18 poin.
Pemain kuota Asia Wipawi Sitong gagal tampil karena masalah lutut, digantikan oleh Inkusi yang direkrut cepat setelah tampil pada acara Rookie Coach Kim Yeon-koung. Namun, kontribusinya belum mampu mengubah tren negatif tim. Setter Yeom Hye-seon juga belum pulih sepenuhnya dari cedera lutut, hanya sesekali masuk zona pemanasan.
Pelatih Ko mengakui kondisi tim yang rapuh. “Tidak hanya tingkat keterampilan mereka yang menurun, tetapi tekad mereka juga menurun. Sebagai pelatih, saya merasa memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Saya sangat menyesal kepada para penggemar. Saya akan bekerja keras untuk meningkatkan performa selama jeda All-Star,” ujarnya, dikutip dari Naver.
