JAKARTA – Oxford United menghadapi ancaman besar menjelang final Piala Presiden 2025, dengan kemungkinan absennya dua pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny. Pelatih Gary Rowett mengungkapkan bahwa kedua pemain tersebut mengalami cedera pada laga-laga sebelumnya, dan hingga kini pihk klub masih menunggu perkembangan kondisi keduanya.
Oxford United sukses melaju ke final Piala Presiden 2025 setelah mengalahkan Arema FC di pertandingan terakhir fase grup. Di partai puncak, mereka akan bertemu dengan klub asal Thailand, Port FC, yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada Minggu, 13 Juli 2025. Namun, ketersediaan Marselino dan Ole Romeny masih diragukan karena cedera yang mereka alami.
Kondisi Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Gary Rowett menjelaskan bahwa Marselino Ferdinan mengalami cedera ringan pada dua pertandingan terakhir Oxford United. Meski demikian, Rowett berharap kondisi pemain yang sebelumnya membela Persebaya Surabaya itu membaik sebelum final, sehingga dia dapat dimainkan.
“Marselino mengalami sedikit cedera di dua laga terakhir. Kami masih menunggu apakah dia bisa tampil di akhir pekan nanti untuk pertandingan final,” ujar Rowett dalam konferensi pers di Bandung pada Jumat (11/7/2025). Marselino bahkan tidak masuk dalam skuad saat Oxford United melakoni laga melawan Arema FC pada 10 Juli 2025, meskipun timnya meraih kemenangan 4-0.
Sementara itu, Ole Romeny juga mengalami cedera setelah mencetak gol pada pertandingan melawan Arema FC. Romeny harus ditandu keluar pada menit ke-21, dan Rowett menuturkan bahwa cedera pemain muda tersebut cukup serius, sehingga masih ada kemungkinan untuknya tampil pada final, tergantung pada pemulihannya.
Harapan untuk Pemulihan Cepat
Rowett mengungkapkan harapannya agar kedua pemain bisa pulih tepat waktu untuk final. Dengan kehadiran Marselino dan Ole Romeny di lapangan, para suporter Indonesia tentunya berharap bisa menyaksikan aksi kedua pemain andalan tersebut di laga penting itu.
“Tentu sangat bagus karena banyak fans yang ingin melihat mereka bermain. Jika mereka bisa tampil, itu tentu akan menjadi kabar baik, namun jika tidak, kami berharap semua bisa menerimanya dengan lapang dada,” tutup Rowett.