Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi melepas lebih dari 500 personel pasukan gabungan TNI dan Polri yang akan berpartisipasi dalam parade militer Bastille Day di Paris, Prancis, pada 14 Juli mendatang.
Pelepasan dilakukan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu pagi. Pasukan gabungan yang diberangkatkan terdiri dari 262 personel TNI AD, AL, AU, 189 taruna dari Akademi Militer TNI dan Polri, serta sekitar 50 personel pendukung. Mereka akan mewakili Indonesia dalam parade militer bergengsi di Champs-Élysées.
Pada peringatan Bastille Day tahun ini, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang diundang sebagai tamu kehormatan oleh Pemerintah Prancis. Momentum ini tidak hanya menjadi kehormatan, tetapi juga dijadikan sebagai bentuk diplomasi pertahanan Indonesia di panggung internasional.
Dalam parade militer nanti, sebagian pasukan Indonesia juga akan menampilkan atraksi drum band militer. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri langsung upacara kenegaraan tersebut di Paris, memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Keterlibatan Indonesia dalam Bastille Day 2025 diharapkan memperkuat kerja sama bilateral, terutama di bidang pertahanan dan diplomasi militer antara Indonesia dan Prancis.
Admin | Caption: Raihana