JAKARTA โ Mimpi Inter Milan merengkuh tiga gelar dalam satu musim resmi kandas setelah tersingkir dari Coppa Italia.ย Kini, sorotan beralih ke dua raksasa Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona, yang masih berada di jalur perburuan treble pada musim 2024โ2025.
Kekalahan telak 0-3 dari rival sekota AC Milan di leg kedua semifinal Coppa Italia, Kamis (24/4/2025), menjadi pukulan telak bagi skuad Simone Inzaghi.
Dengan hasil imbang 1-1 di pertemuan pertama, Inter gagal melangkah ke final dan hanya memiliki dua peluang tersisa: Serie A dan Liga Champions.
Di liga domestik, Inter masih bersaing sengit dengan Napoli di papan atas. Namun, perjuangan lebih berat menanti mereka di pentas Eropa.
Lautaro Martinez dan kolega dijadwalkan menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions, laga yang bisa menjadi titik akhir harapan mereka meraih gelar ganda musim ini.
Peluang Kuat PSG dan Barcelona
Dengan kegagalan Inter, dua klub kini menjadi kandidat paling realistis untuk mengukir sejarah treble.
PSG tampil impresif musim ini, mengunci gelar Ligue 1 dua pekan lalu tanpa satu pun kekalahan.
Tantangan berikutnya adalah partai final Coupe de France kontra Reims, serta semifinal Liga Champions melawan Arsenal yang digelar pekan depan.
Barcelona pun tak kalah dominan. Di La Liga, mereka bertengger di puncak klasemen dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid.
Selain itu, El Barca juga menatap final Copa del Rey, di mana mereka kembali bersua Los Blancos dalam duel klasik El Clasico.
Jika mampu melewati Madrid di final dan menyingkirkan Inter Milan di Liga Champions, anak asuh Xavi Hernandez akan membuka lebar peluang mencatatkan sejarah baru.
Tantangan Tak Mudah
Bagi PSG, musim ini menjadi ujian besar bagi pelatih Luis Enrique untuk mengangkat tim Paris ke level tertinggi Eropa.
Sementara Barcelona mengandalkan kombinasi pemain muda dan pengalaman senior untuk memburu trofi demi trofi.
Dengan kondisi tim yang sedang on fire, baik PSG maupun Barcelona masih harus menjaga konsistensi dan fokus tinggi dalam sisa pertandingan musim ini.
Treble hanya bisa diraih oleh tim yang mampu tampil sempurna di semua lini, tanpa celah untuk kehilangan momentum.***