JAKARTA – Polda Metro Jaya dijadwalkan merilis hasil tes DNA dari dua kerangka manusia yang ditemukan hangus terbakar di Gedung ACC Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 7 November 2025. Pengumuman ini menjadi titik terang dalam misteri penemuan mengerikan yang menggemparkan ibu kota.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, menyatakan bahwa hasil laboratorium forensik telah diterima sejak Sabtu, 1 November 2025. “Hasil tes DNA baru keluar. Rencananya kami akan merilis dimungkinkan hari Jumat,” kata Bhudi, dikutip Jumat.
Untuk memastikan transparansi dan kelengkapan data, polisi mengundang sejumlah pihak terkait dalam konferensi pers. Di antaranya, perwakilan PT ACC Kwitang sebagai penemu awal kerangka, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang melaporkan kasus hilangnya orang pasca-demo akhir Agustus 2025, serta keluarga korban potensial guna verifikasi identitas.
Penemuan dua kerangka ini bermula dari pemeriksaan lokasi bekas kebakaran di lantai dua gedung tersebut. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, membenarkan temuan saat timnya menyisir area pada Jumat, 31 Oktober 2025.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait temuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar,” ujar Susatyo.
Kedua jasad ditemukan dalam kondisi tak lagi bisa dikenali, dengan hampir seluruh bagian tubuh gosong akibat api. Kerangka tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk autopsi dan analisis forensik mendalam.
Kasus ini menarik perhatian publik karena potensi kaitannya dengan gelombang demonstrasi akhir Agustus lalu. Polisi terus menggelar penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematian, termasuk apakah ada unsur pidana di balik kebakaran fatal tersebut.