JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan di tengah tantangan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang melanda berbagai sektor industri.
Ia menyuarakan agar pemerintah segera melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi dampak negatif PHK serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Dengan banyaknya pemutusan hubungan kerja yang terjadi, terutama di sektor-sektor tertentu, langkah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, harus segera diimplementasikan untuk meminimalisir dampak yang lebih besar,” ujar Lestari dalam keterangannya, Minggu (2/3/2025).
Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sekitar 80.000 pekerja kehilangan pekerjaan pada 2024. Angka tersebut diprediksi dapat melonjak hingga 280.000 pekerja pada tahun ini, dengan industri tekstil menjadi salah satu sektor yang kemungkinan besar akan melakukan PHK. Hal ini tentu mempengaruhi ribuan pekerja, mayoritas di antaranya adalah perempuan.
Lestari menilai kondisi ini dapat berpotensi merusak keberlangsungan hidup keluarga, mengingat banyak perempuan yang menjadi tulang punggung rumah tangga.
“Tekanan ekonomi yang ditimbulkan akibat PHK, terutama bagi kepala keluarga, sering kali memaksa perempuan untuk memikul beban lebih berat sebagai penopang keluarga,” jelasnya.
Selain itu, perempuan yang terkena PHK harus memperoleh perhatian khusus untuk mengembangkan keterampilan yang dapat membantu mereka tetap produktif dan mendukung perekonomian keluarga. Lestari menambahkan bahwa masalah PHK juga dapat memicu masalah sosial di rumah tangga, termasuk potensi peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Melihat kenyataan ini, Lestari mendorong berbagai pihak untuk bekerja sama dalam mengimplementasikan berbagai program pemberdayaan perempuan, guna mengurangi dampak buruk dari gelombang PHK yang melanda beberapa sektor.
“Pemberdayaan perempuan sangat penting agar dampak PHK tidak semakin memperburuk kondisi sosial dan ekonomi,” ungkapnya.
Lestari, yang juga anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, berharap bahwa langkah-langkah pemulihan ekonomi yang tengah diupayakan pemerintah akan membuahkan hasil yang positif, sehingga kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat tercapai secara merata.
Dengan peran serta pemberdayaan perempuan yang lebih besar, Lestari optimistis bahwa sektor ekonomi dan sosial Indonesia dapat bangkit kembali lebih kuat dari tantangan global yang ada.