JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, H. Ahmad Muzani, menegaskan bahwa kekuasaan yang diraih oleh Prabowo Subianto benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara. Pernyataan ini disampaikan oleh Muzani saat menutup acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PIRA di Hotel Bidakara, Jakarta, (25/1).
“Kekuasaannya benar-benar digunakan untuk membantu rakyat, untuk membangun bangsa. Kita semua berbangga terhadap Presiden Indonesia, dan kita semua bersyukur negara Republik Indonesia dipimpin oleh Prabowo Subianto,” ujar Muzani di hadapan para ketua, bendahara, dan sekretaris PIRA dari seluruh Indonesia.
Muzani menambahkan, sejak didirikan, PIRA telah menjadi kekuatan andalan bagi Partai Gerindra, terutama dalam momen-momen penting yang membawa Gerindra meraih kepercayaan rakyat hingga akhirnya Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, Muzani juga menyampaikan bahwa banyak anggota PIRA kini telah menduduki posisi strategis, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah. “PIRA tidak pernah mengenal lelah dan kata kalah dalam perjuangan,” tegas Muzani.
Lebih lanjut, ia mengingatkan dua pesan utama yang telah disampaikan kepada PIRA, yaitu pentingnya mendukung program makan siang bergizi dan peran PIRA dalam pengembangan UMKM. “Dua hal yang sejak awal kami pesankan kepada ibu-ibu PIRA adalah bagaimana ibu-ibu PIRA bisa memberikan dukungan untuk suksesnya program makan siang bergizi serta peran ibu-ibu PIRA dalam membangun dan mengembangkan UMKM,” jelasnya.
Muzani juga menekankan pentingnya kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dahulu dikenal dengan nama revolusi putih, untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia. Program ini bertujuan memberikan susu dan nutrisi yang seimbang, dan telah menjadi identitas Partai Gerindra.
“Revolusi putih adalah sebuah ide untuk memberi susu dan gizi kepada anak-anak kita. Maka dalam setiap kegiatan Partai Gerindra, baik ulang tahun atau acara lainnya, mungkin kita adalah satu-satunya partai yang kegiatannya adalah membagikan susu kepada anak-anak. Inilah identitas Partai Gerindra, partai susu, dan partai revolusi putih,” ujar Muzani.
Sebelumnya, dalam diskusi panel bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dibahas tingginya angka stunting di Indonesia. Dadan mengingatkan pentingnya pencegahan stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan anak, namun di beberapa wilayah program MBG, ditemukan bahwa 60 persen anak-anak belum pernah mengonsumsi susu karena keterbatasan ekonomi keluarga mereka. Hal ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Partai Gerindra dan PIRA.