JAKARTA – Bintang MotoGP Marc Marquez memberikan kabar menggembirakan mengenai kondisi terbarunya setelah menjalani operasi bahu kanan.
Pembalap andalan Ducati Lenovo itu menunjukkan progres pemulihan yang signifikan dan bertekad kembali mengaspal pada awal musim MotoGP 2026.
Marquez kini menjalani masa rehabilitasi intensif di Madrid setelah operasi akibat cedera yang didapat dari insiden dengan Marco Bezzecchi pada lap pertama Grand Prix Indonesia.
Keputusan untuk naik meja bedah diambil demi mempercepat pemulihan dan memastikan performa optimal menjelang musim baru.
Dikenal dengan julukan The Baby Alien, Marquez menegaskan tekadnya untuk segera kembali ke lintasan balap.
“Saya akan kembali lebih kuat. Fokus utama saya sekarang adalah pemulihan penuh sebelum kembali ke atas motor,” ujarnya melalui akun media sosial pribadinya.
Kondisi Terkini Marc Marquez Usai Operasi Bahu
Cedera bahu kanan yang dialami Marquez memerlukan penanganan medis yang kompleks.
Meski awalnya tidak direncanakan, tim Ducati akhirnya menyetujui langkah operasi untuk memastikan pemulihan total pada tulang dan ligamen yang cedera.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, mengonfirmasi bahwa proses penyembuhan berjalan sesuai harapan.
Ia menegaskan, “Tidak ada efek jangka panjang dari cedera ini, dan kami yakin Marc akan kembali dalam kondisi terbaik.”
Tim medis menemukan adanya sekrup bengkok yang tertinggal dari cedera lama pada humerus Marquez di tahun 2020.
Perbaikan ini justru memberi efek positif tak terduga bagi kesehatan jangka panjang sang pembalap.
Dokter memastikan cedera bahu kanan kali ini tidak berkaitan dengan cedera lamanya.
Hal tersebut menjadi kabar baik bagi tim Ducati dan jutaan penggemar yang sempat khawatir dengan kondisi fisik Marquez.
Fokus Rehabilitasi dan Absen di Akhir Musim MotoGP 2025
Akibat operasi tersebut, Marc Marquez resmi absen dari dua seri terakhir MotoGP 2025 di Portugal dan Valencia, termasuk sesi tes pasca-musim.
Langkah ini diambil untuk mencegah risiko cedera ulang dan memberi waktu tubuhnya memulihkan diri secara alami.
Petugas medis MotoGP, Dr. Ángel Charte, menjelaskan keputusan absen dini sebagai tindakan tepat.
“Kembali terlalu cepat dapat membahayakan kariernya,” kata Charte menegaskan.
Manajer Marquez, Jaime Martinez, menambahkan bahwa proses rehabilitasi berlangsung positif dan terkendali.
Selama empat minggu pertama, Marquez akan menjalani imobilisasi penuh sebelum masuk ke tahap latihan fisioterapi intensif.
Sementara itu, para penggemar tetap mendapat kabar terbaru dari unggahan Instagram Marquez yang memperlihatkan semangat dan optimisme tinggi sang juara dunia delapan kali itu.
Ducati Optimistis: Marquez Siap Turun di Tes Pramusim 2026
Meski absen dari lintasan hingga akhir tahun, Ducati tetap yakin Marquez akan kembali tepat waktu untuk menghadapi tes pramusim 2026 pada Februari mendatang.
Jaime Martinez menuturkan, “Semua akan bergantung pada hasil evaluasi medis. Tapi kami percaya Marc bisa kembali di pramusim dengan kondisi 100 persen.”
Tim Ducati juga menegaskan bahwa tidak ada tekanan bagi Marquez untuk mempercepat proses pemulihan.
Fokus utama saat ini adalah menjaga kesehatan dan memastikan performa maksimal saat kembali ke lintasan.
Optimisme tersebut disambut positif oleh para penggemar yang menantikan kebangkitan Marquez setelah cedera panjang.
Dengan semangat juang dan determinasi tinggi, pembalap Spanyol itu diyakini akan kembali menunjukkan kehebatannya di musim depan.***
