Kemeriahan panggung Highland Fest 2026 di Bukittinggi, Sumatera Barat, mendadak berubah mencekam pada Sabtu (26/9/2026) malam. Insiden kebakaran kecil tiba-tiba pecah tepat di area depan panggung saat grup musik kenamaan Juicy Luicy tengah membawakan lagu hits mereka.
Momen kepanikan tersebut terekam jelas dari berbagai sudut kamera penonton dan viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun TikTok @indahpermatas4ri.
Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar (Uan), menjadi salah satu orang pertama yang menyadari kepulan asap dan pendar api di area bawah panggung. Sambil menghentikan penampilannya, Uan spontan berteriak memberi peringatan kepada tim pengaman.
“Kebakaran, kebakaran!” cetus Uan di tengah lagu usai melihat kobaran api yang mulai merambat naik.
Sejumlah kru panggung berhamburan mendekati titik api untuk melakukan pengecekan. Namun, bukannya padam, kobaran api justru tampak kian membesar dan menjalar. Melihat situasi yang makin mengkhawatirkan, Uan yang masih berada di atas panggung ikut turun tangan mengambil botol air mineral lalu menyiramkannya ke titik kebakaran.
Sontak, perhatian ribuan penonton teralih dari konser. Jeritan histeris membahana di tengah kerumunan, sementara ratusan gawai terlihat mengabadikan detik-detik menegangkan tersebut.
Penanganan Dipertanyakan: Ditiup Tanpa APAR
Insiden ini kian menyedot perhatian publik setelah beredar video lain yang memperlihatkan respons awal sejumlah orang di sekitar panggung. Dalam rekaman yang diunggah ulang oleh akun X @tvind*** dan telah ditonton puluhan ribu kali, terlihat seseorang berupaya memadamkan percikan api awal hanya dengan memanjangkan leher dan meniupnya.
Aksi amatir tersebut menuai kritik pedas dari warganet yang mempertanyakan kesiapan serta standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dari pihak penyelenggara.
“Momen panggung Juicy Luicy kebakaran di Bukittinggi semalam. Kok bisa ada orang cuma ditiup doang,” tulis pengunggah video yang memicu beragam tanggapan sengit di kolom komentar.
Tak sedikit netizen yang mengkritik ketiadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area krusial seperti panggung utama, yang mestinya disiagakan untuk mengantisipasi potensi bahaya arus pendek listrik dari peralatan audio visual.
Belum ada pernyataan resmi dari panitia Highland Fest 2026 maupun Pihak Kepolisian setempat terkait penyebab pasti munculnya api, total kerugian materiil, maupun evaluasi penanganan darurat di lokasi kejadian.
Beruntung, berkat aksi sigap Uan dan tim kru panggung yang berupaya melakukan pemadaman mandiri, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke instalasi kabel yang lebih besar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.