JAKARTA – Pepper Saving Bank (AI Peppers) berhasil memutus rentetan tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan telak 3-0 atas Red Sparks dalam laga tandang putaran ke-4 Liga V Putri 2025-2026 di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Selasa (13/1/2026). Kemenangan ini menjadi yang kedelapan musim ini, meski tim masih mencatat 14 kekalahan.
Namun di balik hasil positif tersebut, masalah mendasar belum teratasi. Penampilan sang ace, Park Jeong-ah (33), masih jauh dari harapan, seperti dikutip dari mydaily, Rabu (14/1/2026). Dalam laga melawan Jeong Kwan-jang, ia hanya mencetak tiga poin—dua dari 14 percobaan serangan dan satu dari servis ace—dengan persentase keberhasilan serangan hanya 14,3%. Kemenangan tim sepenuhnya ditopang oleh pemain asing Joy Weatherington yang mencetak 27 poin.
Penerus Ratu Voli dari AI Peppers
Park Jeong-ah selama ini dikenal sebagai penerus sah “Ratu Voli” Kim Yeon-koung dan dijuluki “Clutch Park” berkat naluri tajamnya di momen krusial. Pada musim perdananya bersama Pepper Savings Bank, ia bahkan menyandang status ratu gaji bersama Kim dengan nilai kontrak 775 juta won. Namun musim ini, performanya menurun drastis. Hingga 13 Januari, persentase serangannya hanya 26,90% dengan total 141 poin, jauh dari standar biasanya. Ia bahkan sudah 14 laga berturut-turut gagal mencetak dua digit poin sejak November lalu.
Catatan impresif yang ia jaga selama lebih dari satu dekade kini terancam putus, termasuk rekor 11 musim beruntun mencetak minimal 300 poin dan 10 musim beruntun menjadi pencetak poin terbanyak di antara pemain lokal timnya. Posisi itu kini berpotensi direbut juniornya, Park Eun-seo.
Pelatih Jang So-yeon bersama setter Lee Won-jeong menghadapi tantangan besar untuk mengembalikan performa sang bintang. Sementara itu, Pepper Savings Bank masih memburu dua target utama: keluar dari posisi juru kunci untuk pertama kalinya sejak berdiri, serta memecahkan rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim, yakni 11 kemenangan pada 2024–25.
