SUMBAWA — Pasokan bahan bakar Liquid Petroleum Gas (LPG) di Pulau Sumbawa dipastikan tetap aman setelah kapal pengangkut Gas Camellia tiba dan bersandar di Integrated Terminal Bima pada Senin (13/4/2026).
Kedatangan kapal ini menjadi bagian penting dalam menjaga distribusi energi agar kebutuhan masyarakat di wilayah Sumbawa tetap terpenuhi tanpa hambatan.
Integrated Terminal Bima sendiri memiliki peran strategis sebagai pusat distribusi LPG yang melayani berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.
Wilayah distribusi tersebut mencakup Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa, hingga Kabupaten Sumbawa Barat.
Setibanya kapal di terminal, proses bongkar muat langsung dilakukan guna memastikan kelancaran pasokan LPG ke berbagai daerah tujuan.
Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar distribusi energi tidak terganggu di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.
“Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat,” demikian dikutip dari akun Instagram Integrated Terminal Bima, Selasa (14/4).
Setelah proses pembongkaran selesai, LPG akan segera disalurkan ke sejumlah fasilitas distribusi seperti Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) serta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).
Distribusi ini akan menjangkau seluruh wilayah di Pulau Sumbawa guna memastikan ketersediaan energi merata hingga ke tingkat konsumen.
PT Pertamina Patra Niaga terus menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk wilayah yang memiliki tantangan geografis.
Dalam mendukung hal tersebut, perusahaan mengandalkan armada laut yang terdiri dari kapal milik sendiri dan kapal charter untuk menjangkau berbagai daerah.
Saat ini, terdapat sembilan kapal LPG milik perusahaan serta lebih dari 30 kapal charter yang aktif beroperasi dalam mendistribusikan energi ke berbagai penjuru nusantara.
Mobilitas armada yang terus berjalan di berbagai jalur pelayaran menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas distribusi LPG di Indonesia.
Dengan strategi tersebut, Pertamina Patra Niaga mampu menjangkau wilayah dengan kondisi geografis yang beragam, termasuk daerah terpencil dan kepulauan.
Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan LPG secara bijak dan sesuai kebutuhan guna menjaga ketersediaan energi tetap merata.
Langkah bijak dari masyarakat dinilai penting agar distribusi LPG dapat terus berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.***