Kabar positif datang dari garasi Aprilia. Mantan pemuncak klasemen MotoGP, Marco Bezzecchi, menegaskan komitmennya untuk segera menggeber kembali motornya pada seri berikutnya di Sirkuit Silverstone, Inggris, Agustus mendatang.
Tekad ini ia sampaikan hanya beberapa hari setelah dirinya menjalani operasi bedah rekonstruksi tulang selangka (collarbone) kiri akibat kecelakaan fatal.
Pembalap andalan Italia tersebut mengalami patah tulang selangka kiri yang cukup parah (complete and displaced fracture) saat melakoni sesi kualifikasi di Sachsenring, Jerman. Cedera horor itu memaksa Bezzecchi absen di Sprint maupun balapan utama, sekaligus merusak tren positifnya sebelum jeda musim panas.
Akibat absennya tersebut, posisi Bezzecchi merosot ke peringkat keempat klasemen kejuaraan dunia setelah hanya mampu mengemas 13 dari total 148 poin maksimal dalam empat seri terakhir.
“Saya Akan Ada di Silverstone!”
Pasca-operasi yang berlangsung sukses, pihak tim pabrikan Aprilia sempat menyatakan harapan agar sang pembalap bisa kembali mengaspal di GP Inggris. Namun, kepastian klinis masih akan dipantau secara ketat hari demi hari.
Meski tim bersikap sangat hati-hati, Bezzecchi justru terdengar sangat optimis. Berbicara melalui sambungan video dalam acara penghargaan “Moto d’Italia – Cultura oltre la pista”—di mana ia baru saja dinobatkan sebagai Duta Diplomasi Olahraga—pembalap berambut ikal ini memberikan garansi langsung mengenai kehadirannya di Inggris dengan bahu kiri yang masih diperban rapat.
“Untuk saat ini, fokus utama saya adalah menjalani masa pemulihan dengan maksimal. Proses operasi kemarin berjalan sangat lancar, dan saya pastikan: saya akan ada di Silverstone,” tegas Bezzecchi dengan penuh percaya diri.
Berkejaran dengan Waktu dan Tes Medis
Untungnya, kalender balap MotoGP saat ini tengah memasuki masa libur musim panas. Bezzecchi memiliki waktu jeda yang cukup krusial untuk memulihkan fisiknya sebelum rangkaian GP Inggris dimulai pada 7–9 Agustus 2026 mendatang.
Meski demikian, perjuangan Bezzecchi tidak akan mudah. Pembalap yang telah mengantongi empat kemenangan Grand Prix musim 2026 ini akan memulai balapan dengan ketertinggalan 22 poin dari rekan setimnya sekaligus pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin.
Sebelum diperbolehkan menunggangi motor Aprilia RS-GP miliknya di sesi latihan bebas hari Jumat, Bezzecchi wajib lolos tes kelayakan fisik (medical check) yang ketat oleh tim dokter sirkuit pada hari Kamis sebelum balapan.