Publik menilai pemilihan tanggal peringatan Hari Kebudayaan yang bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo Subianto sebagai hal yang politis. Namun, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pemilihan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan didasarkan atas masukan dari para budayawan, bukan karena cocoklogi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu, 16 Juli. Menurut Hasan, keputusan itu tidak terlepas dari kajian historis yang menempatkan tanggal 17 Oktober sebagai momen penting dalam pengakuan terhadap keragaman budaya Indonesia.
Caption | Admin: Filda