Live Program Jelajah UHF Digital

Pengungsi Rohingya Terus Berdatangan di Tanah Rencong, Petugas UNHCR Nyaris Diamuk Warga

ACEH – Gelombang penolakan warga Aceh terhadap pengungsi Rohingya ke Tanah Rencong terus terjadi. Sejumlah titik tenda pengungsian dibongkar paksa warga.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan Polisi setempat mengamankan petugas United Nations High Commisioner For Refugees (UNHCR). Hal ini untuk menghindari amukan warga.

Selain membongkar dan mengusir para pengungsi dan petugas UNHCR. warga setempat menyeru dalam aksi unjukrasanya yakni menolak imigran ilegal Rohingya. Selain melakukan orasi, peserta aksi juga membawa spanduk berisikan protes, di antaranya bertuliskan “Tangkap Sindikat Perdagangan Orang”.

“Saat ini, lebih banyak masyarakat lokal yang lebih membutuhkan bantuan pemerintah dibandingkan imigran Rohingya yang terus-terusan datang dan membuat onar,” kata Koordinator Lapangan, Azizi Hubas.

Warga mengatakan selama ini Aceh telah banyak memberi bantuan terhadap pengungsi Rohingya. Namun hal tersebut banyak disalahgunakan hingga terkesan para pengungsi sengaja berlabuh di Aceh.

Diketahui sebanyak 139 orang imigran Rohingya masuk ke wilayah Sabang secara ilegal pada Sabtu (2/12) sekitar pukul 02.30 WIB menggunakan perahu kayu.

Pendaratan imigran Rohingya ini adalah kedua kalinya di Sabang. Sebelumnya 219 orang imigran Rohingya mendamparkan diri di Sabang pada Selasa (21/11).

“Ternyata diantaranya memiliki kartu Refugee atau pengungsi dari UNHCR,” kata Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kelas II TPI Sabang Mirza Dwi Patria, Rabu (22/11).

Petugas melaporkan di lokasi juga sudah ada anggota UNHCR yang menunggu untuk menangani pengungsi tersebut.

Hingga hari ini Senin (4/12) sudah lebih dari 1.447 pengungsi Rohingya yang mendamparkan diri ke Aceh dalam 1 bulan terakhir menggunakan 6 kapal. Salah seorang pengungsi Rohingya Muhammad Idris (40) mengatakan ada 6 kapal lagi sedang dalam perjalanan menuju Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *