BANDUNG — Penjualan jersey resmi Persib Bandung musim ini diperkirakan menembus Rp10 miliar dari gelombang awal pre-order (PO), dengan lonjakan tertinggi terjadi pada kategori Player Issue yang naik hingga 441 persen.
Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Budi Ulia, menyebut capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kekuatan bisnis klub, tetapi juga tingginya ikatan emosional Bobotoh terhadap Maung Bandung.
“Bagi kami, antusiasme tersebut bukan sekadar soal penjualan jersey, tetapi juga merupakan bentuk dukungan dan kecintaan Bobotoh terhadap klub,” ujar Budi Ulia.
Lonjakan transaksi tersebut berasal dari tingginya pemesanan sejak PO gelombang pertama dibuka tak lama setelah peluncuran jersey resmi musim ini. Nilai penjualan diperkirakan berada di kisaran Rp7 miliar hingga Rp10 miliar dan masih berpotensi bertambah seiring berlanjutnya pembukaan PO gelombang berikutnya dalam beberapa pekan terakhir.
Meski demikian, manajemen Persib belum merilis angka final lantaran data penjualan masih terus diperbarui secara real-time.
“Untuk angka penjualan, karena data terus kami pantau dan diperbarui secara real-time, kami belum dapat menyampaikan angka absolut secara pasti,” jelasnya.
Kategori Player Issue menjadi pendorong utama tren positif musim ini setelah mencatat lonjakan signifikan hingga 441 persen. Varian yang identik dengan jersey yang digunakan pemain di lapangan itu menunjukkan meningkatnya minat suporter terhadap produk premium klub.
Menurut Budi, tren tersebut menjadi energi positif bagi klub untuk terus meningkatkan performa, layanan, serta memperkuat kedekatan dengan pendukung.
“Dukungan dari Bobotoh ini menjadi motivasi bagi seluruh ekosistem Persib untuk terus memberikan yang terbaik dan pada akhirnya mengembalikan dukungan tersebut melalui prestasi serta pengalaman yang semakin baik bagi Bobotoh,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh yang terus memilih produk resmi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bobotoh atas kepercayaan dan dukungannya kepada Persib,” kata Budi.
Dari sisi tren pasar, jersey Home masih menjadi varian paling diminati. Namun, jersey Away dan Third juga tetap mencatatkan penjualan yang stabil di berbagai segmen suporter.
Sementara itu, jersey penjaga gawang (Goalkeeper/GK) menunjukkan pola permintaan yang cukup unik, dengan sejumlah pilihan warna yang disebut cukup populer di kalangan Bobotoh perempuan.
“Kami melihat ada beberapa pilihan warna jersey GK yang secara khusus cukup diminati oleh Bobotoh perempuan. Jadi, bagi kami, setiap varian memiliki karakter dan penggemarnya masing-masing,” ujarnya.
Manajemen menilai keberagaman preferensi tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan bisnis merchandise Persib. Hal ini menunjukkan bahwa produk klub mampu menjangkau basis suporter yang semakin luas dengan selera yang beragam.