JAKARTA – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Madura United dan seluruh pencinta sepak bola Indonesia. Mbah Hosen, sosok suporter ikonik sekaligus fans tertua Laskar Sape Kerrab, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, (19/9/2026).
Almarhum sempat hadir memberikan dukungan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, pada laga Madura United melawan PSIM Yogyakarta Jumat malam (18/9/2026). Foto yang beredar menunjukkan Mbah Hosen masih bersemangat menyerukan dukungan di pintu masuk stadion. Namun di babak kedua, kondisi kesehatannya memburuk sehingga dijemput ambulans untuk mendapat perawatan. Pagi hari ini, kabar duka datang: Mbah Hosen telah berpulang.
Akun resmi Madura United FC (@MaduraUnitedFC) menyampaikan belasungkawa melalui unggahan di media sosial. “Madura United kembali kehilangan Icon Suporternya. Disaat kita merayakan kemenangan semalam, ada yg harus pergi meninggalkan. Mbah Hosen, Suporter tertua, Icon Suporter Madura United, telah berpulang,” tulis klub tersebut.
Mbah Hosen dikenal luas sebagai simbol loyalitas tanpa batas. Sejak era Persepam Madura hingga Madura United berdiri, pria yang saat itu berusia sekitar 79–80 tahun (berdasarkan pemberitaan 2018–2020) rutin hadir di tribun, mengenakan atribut tradisional Madura, dan berjoget sepanjang pertandingan. Ia sering ikut tur tandang meski usianya sudah uzur.
Duka itu ikut dirasakan oleh Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. Melalui akun instagramnya, ia menyampaikan rasa duka yang mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semalam kami menang. Semalam pula Mbah Hosen berpulang. Beliau suporter tertua kami, setia sejak Madura United baru ada. Selalu berdiri di tribun bawah papan skor, lengkap dengan atribut Madura, berjoget sepanjang pertandingan tanpa peduli usia. Dalam sembilan hari, tribun ini kehilangan dua penjaganya. Berat rasanya. Selamat jalan, Mbah Hosen. Terima kasih untuk kesetiaan yang tak pernah putus. Semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Al-Fatihah. 🤍,” tulis Achsanul Qosasi, Presiden Madura United di akun Instagramnya.
Ia juga menyempatkan diri hadir dan melayat ke kediaman mendiang Mbah Hosen, suporter setia klub kebanggaan masyarakat Madura itu.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam di kalangan K-Conk Mania, Taretan Dhibi’, dan seluruh suporter Madura Bersatu. Banyak yang mengingat semangatnya yang tak pernah padam meski sudah sepuh, termasuk saat klub sedang sulit.