JAKARTA – Seorang penumpang menyebabkan penerbangan Cathay Pacific mengalami penundaan lebih dari 15 jam setelah mengganggu jalannya penerbangan. Insiden ini terjadi pada 21 Desember saat penerbangan dari Hong Kong menuju Boston yang dijadwalkan berangkat pukul 19.40 waktu setempat.
Menurut laporan dari Aviation Zone, seorang penumpang yang bertindak tidak terkendali memaksa kru pesawat untuk mengalihkan rute penerbangan ke Bandara Haneda di Tokyo. Saksi mata dan media sosial melaporkan bahwa penumpang tersebut menyerang penumpang lain, yang mengakibatkan penangkapan oleh pihak berwenang di Tokyo.
Akibat insiden tersebut, penerbangan mengalami keterlambatan yang cukup lama. Pesawat akhirnya kembali ke Hong Kong pada pukul 07.15 waktu setempat pada hari Minggu. Setelah itu, penumpang melanjutkan perjalanan dengan pesawat baru yang diterbangkan oleh awak pesawat yang berbeda, dan keberangkatan baru dilakukan pada pukul 10.45. Pesawat akhirnya mendarat di Boston pada pukul 01.26 waktu Hong Kong, pada hari Senin.
Sebagai bentuk permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, Cathay Pacific memberikan kompensasi berupa voucher makan senilai 150 dolar Hong Kong atau akses lounge bagi penumpang. Namun, sebagai tindakan tegas, maskapai tersebut juga mengumumkan bahwa penumpang yang menyebabkan gangguan tersebut akan dilarang terbang dengan seluruh penerbangan Cathay Group secara permanen.
Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, pada September 2024, penerbangan Cathay Pacific ke Chicago juga terpaksa dialihkan akibat ulah penumpang yang tidak tertib. Gangguan seperti ini tidak hanya mengganggu kenyamanan penumpang, tetapi juga menambah tantangan operasional bagi maskapai.