JAKARTA – Setiap tanggal 10 Agustus, Indonesia memperingati Hari Perkeretaapian Indonesia, sebuah momen bersejarah yang menandai kelahiran industri kereta api di Tanah Air. Hari ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang sektor perkeretaapian yang kini menjadi tulang punggung transportasi nasional.
Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah pada 10 Agustus 1864, ketika Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalur kereta api pertama di Indonesia.
“Pada 10 Agustus 1864, diresmikan pembangunan jalur kereta api pertama di Indonesia, yaitu lintas Semarang-Tanggung sepanjang 25 kilometer oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele,” demikian catatan sejarah yang dikutip dari laman resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Jalur perdana tersebut, yang menghubungkan Semarang dan Tanggung, menjadi cikal bakal perkembangan transportasi kereta api di Indonesia. Dibangun oleh perusahaan Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM), jalur ini mulai beroperasi pada 10 Februari 1867 dan resmi dibuka untuk umum pada 21 Mei 1867.
“Pembangunan jalur itu menandakan masuknya era baru transportasi di Indonesia,” ujar sejarawan transportasi, Dr. Bambang Susanto, dalam wawancara eksklusif.
Transformasi Perkeretaapian Indonesia
Dari masa kolonial hingga kini, perkeretaapian Indonesia telah mengalami transformasi signifikan. Kini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi garda terdepan dalam menghadirkan layanan transportasi yang modern, aman, dan efisien. Mulai dari kereta api jarak jauh, KRL Commuter Line, hingga proyek strategis seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung, industri ini terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, peringatan Hari Perkeretaapian menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik.
“Hari Perkeretaapian bukan hanya soal sejarah, tetapi juga tentang bagaimana kami terus bertransformasi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” katanya.
Peringatan Hari Perkeretaapian 2025
Pada peringatan Hari Perkeretaapian Indonesia 2025, PT KAI menggelar berbagai kegiatan, termasuk pameran sejarah perkeretaapian di Stasiun Gambir, Jakarta, serta peluncuran program diskon tiket untuk rute tertentu.
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perkeretaapian sebagai tulang punggung transportasi nasional yang ramah lingkungan.
Hari Perkeretaapian Indonesia juga menjadi pengingat akan peran penting kereta api dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan terus berkembangnya infrastruktur dan teknologi, kereta api Indonesia diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bermobilitas.