BRINDISI, ITALIA – Pesawat Boeing 757-300 milik Condor Airlines menyemburkan api dari mesin kanan. Penerbangan yang mengangkut 273 penumpang itu terpaksa melakukan pendaratan darurat di Brindisi, Italia.
Penerbangan DE3665 yang bertolak menuju Düsseldorf, Jerman, pada pukul 20.29 waktu setempat mengalami gangguan serius.
Beberapa penumpang melaporkan melihat kilatan oranye di sayap kanan, diikuti pemadaman listrik singkat di kabin.
“Tiba-tiba, listrik padam selama beberapa detik, dan kami menyadari bahwa kami tidak bisa lagi naik,” ungkap seorang penumpang kepada Bild, menggambarkan kepanikan di dalam kabin.
“Itu pengalaman yang sangat mengerikan. Saya sudah mengirim pesan perpisahan karena saya pikir, ‘Sudah berakhir sekarang’.” ucap penumpang lainnya.
Video yang beredar di TikTok, meski belum diverifikasi, menunjukkan sayap pesawat berkedip dengan warna oranye, memicu ketakutan di antara penumpang.
Menurut data FlightRadar24, pesawat berada di ketinggian 36.000 kaki saat awak kabin mendeteksi gangguan aliran udara pada turbin kanan, memaksa pilot mematikan mesin tersebut.
Dengan sigap, pilot mengalihkan rute ke Bandara Brindisi, Italia selatan, dan mendarat dengan selamat sekitar pukul 20.15 setelah 40 menit di udara.
Seluruh penumpang dan delapan awak pesawat dievakuasi tanpa cedera. Mereka kemudian diinapkan di hotel atau terminal bandara sebelum diterbangkan ke Düsseldorf pada Minggu (17/8/2025) pukul 10.30 dengan pesawat pengganti.
Condor Airlines menegaskan bahwa penumpang tidak pernah berada dalam bahaya. “Penerbangan DE3665 dari Corfu (CFU) ke Düsseldorf (DUS) dialihkan ke Brindisi (BDS) pada 16 Agustus,” ujar juru bicara maskapai, seperti dikutip Metro.
“Penyebabnya adalah indikasi parameter di luar kisaran normal yang disebabkan oleh gangguan pada pasokan aliran udara ke mesin.”
Maskapai menjelaskan bahwa kilatan oranye yang terlihat merupakan reaksi kimia di ruang bakar mesin, dan pendaratan darurat dilakukan sebagai langkah pencegahan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tetapi keselamatan penumpang dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami,” tambah pernyataan Condor Airlines.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya prosedur keselamatan penerbangan dan kesiapan awak pesawat dalam menangani situasi darurat. Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti gangguan mesin tersebut.
Condor Airlines, pendaratan darurat, pesawat terbakar, Boeing 757, Brindisi, keselamatan penerbangan, insiden penerbangan