JAKARTA – Piala Dunia 2026 belum dimulai, namun sejumlah tim peserta sudah harus menghadapi tantangan besar.
Mereka terancam kehilangan pemain-pemain penting akibat cedera serius yang memaksa mereka menepi dari turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Setelah seluruh 48 negara peserta merilis skuad final untuk kompetisi yang berlangsung di Amerika Utara mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Sejumlah nama besar dipastikan gagal tampil karena belum pulih dari berbagai masalah kebugaran yang mereka alami sepanjang musim.
Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi beberapa negara unggulan karena sejumlah pemain yang absen merupakan figur kunci yang selama ini menjadi tulang punggung tim baik di lini pertahanan, tengah maupun sektor penyerangan.
Meski demikian, daftar pemain yang absen masih berpotensi bertambah menjelang kick-off turnamen.
Regulasi FIFA masih memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk melakukan pergantian pemain apabila terdapat kasus cedera serius atau penyakit hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama mereka dimulai.
Brasil Kehilangan Banyak Pilar Penting
Tim nasional Brasil menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh badai cedera menjelang Piala Dunia 2026.
Skuad berjuluk Selecao dipastikan tidak akan diperkuat penyerang andalan Rodrygo yang mengalami cedera ligamen anterior cruciatum (ACL) disertai kerusakan meniskus.
Mengutip USA Today Sports, selain Rodrygo, Brasil juga kehilangan bek tangguh Eder Militão yang mengalami cedera hamstring.
Pemain muda berbakat Estêvão turut masuk daftar pemain yang gagal berangkat setelah mengalami gangguan hamstring.
Masalah serupa juga menimpa bek sayap Vanderson yang mengalami cedera paha sehingga harus mengubur impian tampil di panggung sepak bola dunia.
Absennya empat pemain tersebut membuat kedalaman skuad Brasil mengalami pengurangan signifikan, terutama dalam sektor pertahanan dan kreativitas serangan.
Belanda Kehilangan Tiga Nama Besar
Belanda juga menghadapi situasi yang tidak kalah sulit.
Tim Oranje dipastikan tanpa bek berpengalaman Matthijs de Ligt yang mengalami masalah pada punggung.
Selain itu, dua gelandang andalan, Jerdy Schouten dan Xavi Simons, harus absen setelah mengalami cedera ACL.
Kehilangan tiga pemain inti tersebut diperkirakan akan memengaruhi keseimbangan permainan Belanda yang selama ini mengandalkan kekuatan lini tengah dan organisasi pertahanan yang solid.
Prancis dan Jerman Kehilangan Pemain Berpengaruh
Prancis harus menerima kenyataan pahit setelah penyerang Hugo Ekitike mengalami robekan tendon Achilles yang membuatnya tidak dapat memperkuat Les Bleus di turnamen kali ini.
Sementara itu, Jerman kehilangan dua sosok penting.
Penyerang Serge Gnabry tidak dapat tampil karena cedera adductor.
Kiper utama Marc-André ter Stegen juga dipastikan absen akibat cedera paha yang belum pulih sepenuhnya.
Jepang Kehilangan Dua Motor Serangan
Jepang juga menghadapi situasi yang cukup mengkhawatirkan.
Kaoru Mitoma yang dikenal sebagai salah satu pemain paling kreatif di Asia harus menepi akibat cedera hamstring.
Tak hanya itu, Takumi Minamino juga gagal masuk skuad setelah mengalami cedera ACL.
Kehilangan dua pemain tersebut membuat kekuatan lini depan Samurai Biru mengalami penurunan signifikan.
Amerika Serikat dan Meksiko Alami Krisis Cedera
Tuan rumah Amerika Serikat kehilangan penyerang Patrick Agyemang yang mengalami robekan tendon Achilles.
Gelandang Johnny Cardoso juga tidak dapat tampil karena cedera pergelangan kaki.
Di kubu Meksiko, situasi bahkan lebih kompleks.
Jesús Orozco Chiquete dan Rodrigo Huescas harus menepi akibat cedera pergelangan kaki dan lutut.
Kiper utama Luis Ángel Malagón juga dipastikan absen setelah mengalami robekan tendon Achilles.
Kehilangan tiga pemain tersebut menjadi tantangan besar bagi El Tri untuk bersaing di hadapan publik sendiri.
Spanyol Kehilangan Talenta Penting
Spanyol harus tampil tanpa penyerang Samu Aghehowa yang mengalami cedera ACL.
Selain itu, gelandang muda Fermin López juga gagal berangkat setelah mengalami patah tulang kaki.
Absennya dua pemain tersebut mengurangi opsi rotasi yang dimiliki La Roja sepanjang turnamen.
Daftar Lengkap Pemain Absen Piala Dunia 2026 Karena Cedera
Brasil (4 Pemain)
Brasil menjadi salah satu tim yang paling terdampak cedera menjelang Piala Dunia 2026 dengan kehilangan empat pemain penting.
- Rodrygo – Cedera ACL dan meniskus
- Eder Militão – Cedera hamstring
- Estêvão – Cedera hamstring
- Vanderson – Cedera paha
Meksiko (3 Pemain)
Meksiko kehilangan sejumlah pemain di berbagai posisi, termasuk kiper utama.
- Luis Ángel Malagón – Robek tendon Achilles
- Jesús Orozco Chiquete – Cedera pergelangan kaki
- Rodrigo Huescas – Cedera lutut
Belanda (3 Pemain)
Belanda kehilangan tiga pemain yang biasa menjadi bagian penting skuad utama.
- Matthijs de Ligt – Cedera punggung
- Jerdy Schouten – Cedera ACL
- Xavi Simons – Cedera ACL
Amerika Serikat (2 Pemain)
Tuan rumah harus merelakan dua pemain absen karena cedera.
- Patrick Agyemang – Robek tendon Achilles
- Johnny Cardoso – Cedera pergelangan kaki
Spanyol (2 Pemain)
Spanyol kehilangan pemain di lini depan dan lini tengah.
- Samu Aghehowa – Cedera ACL
- Fermín López – Patah tulang kaki
Jerman (2 Pemain)
Jerman kehilangan pemain berpengalaman di sektor serangan dan penjaga gawang.
- Serge Gnabry – Cedera adductor
- Marc-André ter Stegen – Cedera paha
Jepang (2 Pemain)
Jepang kehilangan dua motor serangan yang biasa menjadi andalan tim.
- Takumi Minamino – Cedera ACL
- Kaoru Mitoma – Cedera hamstring
Prancis (1 Pemain)
- Hugo Ekitike – Robek tendon Achilles
Kanada (1 Pemain)
- Marcelo Flores – Cedera ACL
Skotlandia (1 Pemain)
- Billy Gilmour – Cedera lutut
Ghana (1 Pemain)
- Mohammed Kudus – Cedera quadriceps
Australia (1 Pemain)
- Riley McGree – Cedera hamstring
Ancaman Cedera Masih Mengintai
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, para pelatih masih memantau kondisi fisik pemain yang tersisa dalam skuad mereka.
Dengan padatnya jadwal kompetisi sepanjang musim dan tingginya intensitas pertandingan internasional, ancaman cedera masih menjadi momok yang dapat mengubah peta persaingan di turnamen paling bergengsi dunia tersebut.
Keputusan akhir mengenai komposisi skuad masih bisa berubah hingga sehari sebelum pertandingan pertama masing-masing tim sesuai regulasi FIFA yang berlaku.***