JAKARTA – Barcelona menegaskan dominasinya di panggung nasional dengan menjuarai Piala Super Spanyol 2026 usai menaklukkan Real Madrid 3-2 dalam laga sarat tensi di Jeddah, Senin (12/1/2026).
Dua gol Raphinha dan satu gol Robert Lewandowski menjadi pembeda dalam duel El Clasico yang berjalan ketat sekaligus mengantar Blaugrana meraih gelar Piala Super Spanyol ke-16 sepanjang sejarah klub.
Keberhasilan ini menandai trofi keempat Hansi Flick sejak dipercaya menukangi Barcelona dan memperkuat kesan positif atas transformasi permainan tim di bawah komandonya.
Pelatih asal Jerman itu tidak menutupi rasa puasnya setelah laga final yang krusial tersebut.
“Piala Super ini sangat penting bagi kami,” ujarnya dilansir laman Barcelona FC.
Kemenangan atas rival abadi dinilai Flick memiliki makna emosional dan kompetitif yang lebih dalam bagi tim maupun para pendukung.
Ia menekankan bahwa performa solid dan konsistensi permainan menjadi kunci utama keberhasilan Barcelona di laga puncak.
“Bagi saya, hal terpenting adalah mampu menang dan menerapkan gaya permainan kami,” kata pelatih asal Jerman itu.
Flick juga menyampaikan kebanggaannya terhadap seluruh pemain yang dinilai mampu menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi.
Sorotan khusus diberikan pada kemampuan tim mengendalikan tempo dan menjaga organisasi permainan sepanjang pertandingan.
“Kami bermain sangat baik, kami mengontrol permainan,” ujarnya tentang performa timnya.
Menurut Flick, mentalitas juara menjadi faktor pembeda Barcelona dalam laga besar yang penuh tekanan.
“Itulah kuncinya, dan kepercayaan diri yang kami miliki,” ucapnya.
Hasil positif di final Piala Super Spanyol ini membuat Flick semakin optimistis menatap kelanjutan musim bersama Barcelona.
Ia meyakini bahwa fondasi permainan kolektif seperti yang ditunjukkan di final akan menjadi bekal penting menghadapi tantangan kompetisi berikutnya.
Gelar juara ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Barcelona siap bersaing serius di level tertinggi sepanjang musim berjalan.***