JAKARTA – Polisi menangkap pria berinisial MY (34) yang diduga mengirimkan ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Saat ini, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku dengan melibatkan psikologi forensik.
“Betul (dicek kejiwaan pelaku),” kata Kanit Krimum Polres Metro Jaksel Ipda Alpino De Tech, Senin (13/7/2026). Ia menambahkan, pemeriksaan dilakukan menggunakan metode scientific crime investigation (SCI) untuk mendalami motif serta keterlibatan pelaku, termasuk analisis barang bukti digital.
MY saat ini masih berstatus saksi dan menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan keterangan awal, pelaku berdalih hanya iseng saat mengirimkan ancaman. “Untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin.
Meski demikian, polisi masih mendalami latar belakang MY. “Sedang kami dalami terus dari penyidik terus berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror,” tambah Iman.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, mengingat ancaman bom di lingkungan sekolah berpotensi menimbulkan kepanikan luas dan membahayakan keselamatan masyarakat.