JAKARTA – Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional dengan mengirimkan 140 personel terbaik dari Satuan Tugas (Satgas) Formed Police Unit (FPU) 7 MINUSCA Polri untuk bertugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Bangui, Afrika Tengah.
Keberangkatan Satgas FPU 7 tersebut dilaksanakan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menandai kelanjutan kontribusi nyata Polri dalam menjaga stabilitas global.
Ratusan anggota Satgas yang telah mendapat pelatihan intensif ini diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA7820 pada Jumat (10/10) dan tiba dengan selamat di Bandara Internasional M’poko, Bangui, pada Sabtu (11/10) pukul 07.30 waktu setempat.
Mereka akan bertugas di wilayah yang dikenal rawan konflik dan membutuhkan kehadiran aparat penegak hukum yang tangguh serta profesional.
Setibanya di Afrika Tengah, Polri melaksanakan upacara serah terima dari Satgas FPU 6 MINUSCA kepada Satgas FPU 7 MINUSCA.
Prosesi ini menjadi penanda resmi pergantian pasukan dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan serta ketertiban di kawasan tersebut.
Sementara itu, 139 personel FPU 6 yang telah menuntaskan masa tugasnya selama satu tahun, diterbangkan kembali ke Tanah Air melalui rute Bangui–Jeddah–Cengkareng menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA7830.
Setelah berjuang menjaga perdamaian di Afrika Tengah, para personel FPU 6 tiba di Indonesia pada Minggu (12/10) dan disambut secara resmi dalam upacara kehormatan yang dipimpin oleh Kepala Bagian Perdamaian dan Kemanusiaan Biro Misi Internasional Divhubinter Polri, Kombes Pol Leo Andi Gunawan, S.I.K., M.P.P.
Upacara penyambutan itu menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan para personel yang telah menjalankan misi berisiko tinggi di bawah panji PBB.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Polri dalam menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB,” ujar Kombes Pol Leo Andi Gunawan, seperti dilansir Humas Polri, Selasa (14/10/2025)
Partisipasi Polri dalam misi perdamaian internasional ini membuktikan bahwa kemampuan personel kepolisian Indonesia telah diakui dunia.
Selain menjaga keamanan dalam negeri, mereka juga siap membawa nama baik bangsa melalui pengabdian di wilayah konflik, menunjukkan profesionalisme dan semangat kemanusiaan yang tinggi.***
