JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berhasil mengaktifkan 76 titik jaringan internet gratis di wilayah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatra. Layanan ini menjadi “penyelamat” bagi ribuan warga yang selama berhari-hari terputus total dari dunia luar.
Hingga Sabtu, ratusan personel Polri diterjunkan ke medan ekstrem: jalan tertimbun longsor, jembatan ambruk, dan desa-desa yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil memanggul perangkat jaringan. Hasilnya, sinyal kembali menyala di posko pengungsian, masjid, hingga sekolah darurat.
Kepala Bagian Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pemulihan komunikasi merupakan prioritas utama dalam operasi kemanusiaan ini.
“Setiap menit sangat berarti bagi warga di lokasi bencana. Polri memastikan masyarakat bisa kembali terhubung dengan keluarga mereka karena ketenangan itu penting untuk pemulihan. Kami hadir membuka jalur komunikasi yang sempat terputus total,” ujar Brigjen Trunoyudo.
Tangis haru pecah di berbagai titik pengungsian saat warga pertama kali berhasil melakukan video call. Seorang ibu di salah satu posko pengungsian bahkan tak kuat menahan air mata ketika akhirnya tersambung dengan anaknya di Medan. Ketika ditanya personel Polri, “Telepon dengan siapa Bu?” ia menjawab sambil tersenyum berkaca-kaca, “Sama anak saya… Alhamdulillah, sudah bisa terhubung lagi.”
Layanan internet gratis ini tidak hanya mengobati kerinduan keluarga, tetapi juga mempercepat alur informasi darurat ke pemerintah pusat dan tim SAR.
“Begitu jaringan internet menyala, warga dapat langsung mengabarkan kondisi mereka. Informasi cepat dan akurat sangat menentukan langkah penanganan darurat. Karena itu, pemasangan kami prioritaskan di titik-titik yang selama ini gelap sinyal,” tegasnya.
Daftar 76 Titik Internet Polri yang Sudah Aktif
Manfaat Internet Gratis bagi Korban Bencana
Aceh – 36 titik
- Polres Aceh Tamiang: 5 titik
- Polres Aceh Timur: 2 titik
- Polres Langsa: 2 titik
- Polres Aceh Tengah: 2 titik
- Polres Bener Meriah: 1 titik
- Ditlantas Polda Aceh: 1 titik
- Serta 23 titik lainnya di berbagai polsek dan pos pengungsian
Sumatra Utara – 32 titik
- Polres Tapanuli Tengah: 8 titik
- Polres Langkat: 4 titik
- Polres Sibolga: 3 titik
- Polres Tapanuli Utara & Selatan: masing-masing 2 titik
- Serta titik-titik lain di polsek terdampak
Sumatra Barat – 8 titik
- Polres Padang Panjang: 3 titik
- Polres Agam & Solok Kota: masing-masing 2 titik
- Polda Sumbar: 1 titik
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian. Setiap jaringan internet yang terpasang adalah jembatan harapan. Polri akan terus bekerja sampai seluruh kebutuhan komunikasi dan bantuan benar-benar pulih.” terang Trunoyudo
Hingga berita ini diturunkan, Polri masih terus menambah titik jaringan baru seiring bertambahnya wilayah yang berhasil dijangkau tim darat.