JAKARTA — Prakiraan cuaca hari ini, Kamis (28/5/2026), aktivitas atmosfer di kawasan Indonesia kembali menunjukkan perkembangan signifikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mendeteksi kemunculan Siklon Tropis Jangmi di Samudera Pasifik utara Papua yang diprediksi terus menguat dalam beberapa hari ke depan.
Fenomena cuaca tersebut diperkirakan memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah, termasuk wilayah yang berada di sekitar jalur konvergensi dan konfluensi atmosfer yang memanjang dari bagian barat hingga timur Indonesia.
Dalam laporan prakiraan cuaca Kamis, 28 Mei 2026, BMKG menyebut dinamika atmosfer saat ini berpotensi memunculkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai peningkatan kecepatan angin dan gelombang laut di sejumlah perairan nasional.
Prakirawan BMKG, Diah A, mengatakan sistem Siklon Tropis Jangmi terpantau berada di Samudera Pasifik utara Papua dengan arah gerak menuju barat laut serta berpotensi mengalami penguatan dalam 48 sampai 72 jam mendatang.
Pergerakan siklon tersebut memicu terbentuknya area konvergensi dan konfluensi di kawasan Samudera Pasifik utara Maluku Utara hingga utara Papua yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan secara masif.
Selain pengaruh Siklon Tropis Jangmi, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di pesisir utara Papua Nugini yang membentuk pola konvergensi memanjang di wilayah Papua dan Papua Pegunungan.
Kondisi atmosfer tersebut semakin diperkuat oleh terbentuknya jalur konvergensi yang membentang dari Aceh hingga Papua dan mencakup sejumlah wilayah.
Diantaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Tengah, serta Papua Pegunungan.
Daerah konfluensi juga diperkirakan muncul di kawasan Aceh, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Halmahera, hingga Samudera Pasifik utara Maluku Utara dan Papua yang berpotensi memperbesar pertumbuhan awan penghujan.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon atau daerah tekanan rendah dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” kata Diah.
BMKG juga mengingatkan adanya peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot di sejumlah wilayah perairan seperti Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, Laut Maluku, serta Samudera Pasifik utara Maluku Utara hingga utara Papua.
Situasi tersebut dinilai dapat memicu kenaikan tinggi gelombang laut yang berisiko terhadap aktivitas pelayaran maupun nelayan tradisional yang beroperasi di kawasan perairan terbuka.
Papua Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dari BMKG karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa waktu ke depan akibat kombinasi dinamika atmosfer yang cukup kuat.
“Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia.”
“Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Papua Tengah,” kata Diah.
Selain Papua Tengah, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan Papua.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan sedang berpotensi mengguyur Medan dan Palangkaraya.
Sementara hujan ringan diprediksi terjadi di Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Pangkal Pinang, Semarang, Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, dan Banjarmasin.
Kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal diperkirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
Berikut prakiraan cuaca sejumlah wilayah Kamis (28/5/2026):
Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
- Papua Tengah
Hujan Sedang
- Medan
- Palangkaraya
- Nabire
Hujan Ringan
- Pekanbaru
- Tanjung Pinang
- Padang
- Pangkal Pinang
- Semarang
- Pontianak
- Tanjung Selor
- Samarinda
- Banjarmasin
- Mamuju
- Palu
- Kendari
- Ambon
- Makassar
- Gorontalo
- Manado
- Sorong
Berawan hingga Berawan Tebal
- Serang
- Jakarta
- Bandung
- Yogyakarta
- Surabaya
Asap atau Kabut
- Jambi
- Bandar Lampung
Udara Kabur
- Banda Aceh
- Bengkulu
- Palembang
Wilayah dengan Potensi Gelombang Tinggi
- Laut Cina Selatan
- Laut Sulawesi
- Laut Maluku
- Samudera Pasifik utara Maluku Utara
- Perairan utara Papua
Wilayah yang Diminta Waspada BMKG
- Aceh
- Sumatera Utara
- Kepulauan Riau
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan.***